Hari Kebaya Nasional, PLN Jawa Timur Dorong Peran Perempuan lewat Pelayanan, Penguatan Keluarga, dan Pemberdayaan UMKM

SURABAYA, headlinejatim.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memaknai Hari Kebaya Nasional 2026 dengan menggelar sejumlah kegiatan yang menonjolkan peran perempuan dalam pelayanan publik, penguatan keluarga, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Mengusung tema nasional “Pesona Kebaya Indonesia untuk Dunia”, kegiatan tersebut diwujudkan melalui pelayanan pelanggan oleh Srikandi PLN, edukasi parenting yang digelar Persatuan Istri Karyawan Karyawati (PIKK) PLN, serta pemberdayaan pelaku usaha mikro melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.

Read More

Sebanyak 533 anggota Srikandi PLN di seluruh Jawa Timur mengenakan kebaya saat bertugas melayani pelanggan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan budaya Indonesia sekaligus menunjukkan bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan profesionalisme dalam memberikan layanan kelistrikan.

Selain pelayanan kepada pelanggan, PLN juga menggelar kegiatan yang berfokus pada penguatan ketahanan keluarga. PIKK PLN UP3 Surabaya Barat mengadakan seminar parenting bertajuk “Membersamai Anak, Membangun Karakter Mandiri” yang menghadirkan dr. Zhara Vida sebagai narasumber secara daring.

Kegiatan yang diikuti 20 peserta itu membahas pentingnya pola asuh yang penuh kasih sayang, komunikasi yang sehat di dalam keluarga, serta pembentukan karakter anak agar lebih mandiri, bertanggung jawab, dan mampu menghadapi tantangan di era digital. Peserta juga berdiskusi mengenai berbagai tantangan pengasuhan serta berbagi pengalaman dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Manager PLN UP3 Surabaya Barat Cynthia Dewi Ariyani mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“PLN tidak hanya berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal bagi masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi pegawai beserta keluarganya. Melalui kegiatan ini, kami berharap para orang tua memperoleh wawasan dan bekal yang bermanfaat dalam mendampingi tumbuh kembang anak sehingga mampu menciptakan lingkungan keluarga yang positif dan berkualitas,” ujar Cynthia.

Pada momentum yang sama, PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN juga menyalurkan bantuan melalui Program Gerobak Mitra Cahaya. Bantuan berupa gerobak usaha diberikan kepada Bani Erna, pedagang soto ayam yang telah lama berjualan di kawasan Kantin Puskesmas Taman, Surabaya.

Program tersebut bertujuan membantu pelaku usaha mikro meningkatkan kenyamanan dalam menjalankan usahanya sekaligus mendukung keberlangsungan ekonomi keluarga.

General Manager PLN UID Jawa Timur Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan peringatan Hari Kebaya Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi perempuan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

“Srikandi PLN tidak hanya menjadi bagian dari organisasi, tetapi juga sebagai representasi peran perempuan yang terus berkarya, berkontribusi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, Srikandi PLN akan terus mengambil peran dalam memberikan pelayanan terbaik yang mengedepankan nilai kepedulian, dedikasi, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan,” kata Eric.

Menurut Eric, berbagai kegiatan tersebut mencerminkan komitmen PLN dalam mendorong peran perempuan tidak hanya sebagai pelestari budaya, tetapi juga sebagai penggerak pelayanan, penguatan keluarga, dan pemberdayaan masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, perusahaan berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap pembangunan sosial dan ekonomi di Jawa Timur.

Related posts