PDI Perjuangan Banyuwangi Salurkan 11 Sapi Kurban ke Ponpes dan Masjid, Ini Lokasinya

Perwakilan DPC PDIP Banyuwangi saat menyerahkan sapi kurban.(Foto: Eko Purwanto)

BANYUWANGI, headlinejatim.com- DPC PDI Perjuangan Banyuwangi bersama DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menyalurkan 11 ekor sapi kurban ke sejumlah pondok pesantren, masjid hingga panti asuhan di Kabupaten Banyuwangi menjelang Hari Raya Idul Adha 2026.

Read More

Penyaluran hewan kurban tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, Ana Aniati mengatakan, momentum Idul Adha bukan hanya dimaknai sebagai ibadah kurban semata, namun juga menjadi sarana berbagi dan mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Bantuan hewan kurban ini bukan sekadar simbol ibadah, tetapi juga bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat,” ujar Ana Aniati, Rabu (27/5/2026).

Menurut Ana, penyaluran sapi kurban kepada pondok pesantren, masjid dan panti asuhan merupakan bagian dari tanggung jawab moral partai terhadap masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu pelaksanaan ibadah kurban sekaligus memberi manfaat lebih luas bagi warga sekitar.

“Harapannya hubungan antara partai politik dengan masyarakat juga semakin erat melalui kegiatan sosial seperti ini,” tambahnya.

Ana memastikan seluruh sapi kurban yang disalurkan telah melalui pemeriksaan kesehatan dan memenuhi syarat untuk hewan kurban. Seluruh hewan juga dilengkapi surat keterangan sehat dari instansi terkait.

“Semua sapi dalam kondisi sehat, aman dan layak konsumsi. Sebelum disalurkan juga sudah melalui pemeriksaan kesehatan,” tegasnya.

Adapun pondok pesantren yang menerima bantuan sapi kurban di antaranya Ponpes Adz Dzikra Banyuwangi, Ponpes Daar Al Mustafa Karangdoro Tegalsari, Ponpes Mambaul Huda Tegalsari, hingga Ponpes Minhajut Thullab Sumberberas Muncar. Selain itu bantuan juga diberikan kepada Masjid Ainul Yaqin Kecamatan Muncar dan Panti Asuhan Asa Insan Karomah Banyuwangi.

Ana berharap daging kurban nantinya bisa dibagikan secara merata kepada para santri, pengurus pondok hingga masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan penerima.

“Semoga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.

Sementara itu, salah satu pengasuh pondok pesantren penerima bantuan di Kecamatan Tegalsari mengaku bersyukur dan berterima kasih atas bantuan sapi kurban yang diberikan tahun ini.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan hewan kurban ini. Semoga membawa manfaat bagi santri dan masyarakat sekitar pondok,” ujarnya.

Related posts