Perluas Jaringan Global, SIG Mulai Ekspansi Ekspor ke Afrika

Kapal kargo bermuatan klinker di dermaga Tersus SIG di Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

GRESIK, HeadlineJatim.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemain kunci di industri bahan bangunan global. Melalui anak usahanya, PT Semen Indonesia International (SII), SIG resmi memulai ekspansi ke pasar Afrika Barat Laut dengan melakukan ekspor perdana klinker ke negara Mauritania.

Read More

Sebanyak 45.000 metrik ton (MT) klinker diberangkatkan melalui Pelabuhan Khusus SIG di Pabrik Tuban, Jawa Timur, pada bulan Maret 2026. Pengiriman ini merupakan tahap pertama dari total target ekspor sebesar 90.000 MT yang dijadwalkan untuk Mauritania sepanjang tahun ini.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk memaksimalkan potensi pasar regional di tengah transformasi pengelolaan pasar domestik.

“Benua Afrika memiliki prospek pertumbuhan infrastruktur yang sangat tinggi. Dengan produk yang memenuhi standar internasional, kami optimis SIG dapat terus meningkatkan daya saing di pasar global,” ujar Vita, Jumat (10/4).

Mauritania dipilih sebagai target ekspansi strategis karena negara tersebut tengah gencar melakukan pembangunan infrastruktur, namun masih menghadapi keterbatasan kapasitas produksi klinker di dalam negeri. Kondisi ini menjadi peluang emas bagi SIG untuk mengisi celah pasar tersebut.

Ekspansi ini juga menjadi bukti konsistensi SIG dalam menjaga pertumbuhan kinerja penjualan. Berdasarkan data tahun 2025, SIG berhasil mencatatkan volume penjualan regional sebesar 7,95 juta ton, angka ini tumbuh signifikan sebesar 14,3% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 6,96 juta ton.

Ke depan, SIG berkomitmen untuk terus memperluas jaringan ekspornya ke berbagai kawasan potensial lainnya. Dengan keandalan distribusi dan ketersediaan pasokan yang mumpuni, SIG optimis dapat mewujudkan visi menjadi perusahaan bahan bangunan terbesar di regional.

Related posts