Motor Warga Disusupi Ular, Evakuasi Damkar Berlangsung Menegangkan

Petugas saat mengevakuasi ular.(Istimewa)

BANYUWANGI, HeadlineJatim.gom– Warga Perumahan Taman Argopuro Indah, Desa Klatak, Kecamatan Kalipuro, dibuat geger setelah seekor ular diketahui bersembunyi di dalam dek sepeda motor milik salah satu penghuni.

Read More

Proses evakuasi yang dilakukan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi pun berlangsung menegangkan.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (1/4/2026). Laporan pertama diterima sekitar pukul 10.20 WIB dari pemilik kendaraan, Wahyuni Wijayanti (34), yang curiga ada hewan masuk ke bagian dalam motornya.

Tak lama setelah laporan diterima, tim rescue Damkarmat langsung bergerak ke lokasi. Hanya berselang beberapa menit, Regu Brama 1 tiba dan segera melakukan penanganan.

Kepala Damkarmat Banyuwangi, Edy Supriyono mengatakan, posisi ular yang berada di dalam dek motor membuat proses evakuasi cukup menyulitkan.

“Begitu laporan masuk, tim langsung kami kerahkan. Di lokasi, petugas harus membuka bagian dek motor karena ular berada di dalam rangka kendaraan,” ujarnya.

Petugas bahkan harus melibatkan mekanik bengkel untuk membantu membongkar bagian motor agar ular bisa dijangkau. Situasi sempat menegangkan saat proses pembongkaran berlangsung.

“Saat dek mulai dibuka, ular tiba-tiba keluar dan berusaha melarikan diri ke arah jalan,” kata Edy.

Beruntung, petugas yang sudah bersiaga berhasil bergerak cepat. Dengan menggunakan alat penjepit khusus, ular tersebut akhirnya dapat diamankan sebelum membahayakan warga sekitar.

“Anggota kami sigap melakukan penangkapan dengan peralatan yang ada, sehingga ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban,” jelasnya.

Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam, mulai penanganan pukul 10.34 WIB hingga selesai pada pukul 11.26 WIB. Setelah berhasil diamankan, ular tersebut kemudian dibawa ke markas komando Damkarmat Banyuwangi.

Edy mengimbau masyarakat agar tidak panik jika menemukan satwa liar di lingkungan permukiman. Ia juga meminta warga segera melapor agar penanganan bisa dilakukan secara aman.

“Kalau menemukan hewan liar seperti ular, sebaiknya jangan ditangani sendiri. Segera hubungi petugas agar bisa ditangani dengan aman dan tidak berisiko,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk lebih waspada, terutama di lingkungan permukiman yang berdekatan dengan area terbuka yang berpotensi menjadi habitat satwa liar.

Related posts