Jember, Headlinejatim.com– Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sebuah rumah warga di Dusun Sumber Malang, Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, ambruk total pada Sabtu (28/2/2026) sore. Meski bangunan rata dengan tanah, satu keluarga pemilik rumah dilaporkan selamat.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, peristiwa tersebut menimpa rumah non-permanen berukuran 6 \times 9 meter milik Sulhan (52). Insiden bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat wilayah Kalisat diguyur hujan lebat dengan intensitas tinggi.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengungkapkan bahwa tim Tim Reaksi Cepat (TRC) langsung diterjunkan ke lokasi sesaat setelah menerima laporan pada malam harinya.
“Tim TRC BPBD Jember bergerak menuju lokasi pukul 20.00 WIB untuk melakukan assessment awal serta menghitung kebutuhan pascabencana bagi korban,” ujar Edy saat dikonfirmasi pada Minggu (1/3/2026) pagi.
Saat kejadian, Sulhan bersama tiga anggota keluarganya berada di dalam rumah. Beruntung, mereka menyadari tanda-tanda bangunan akan roboh sehingga sempat menyelamatkan diri sebelum material rumah ambruk sepenuhnya.
“Alhamdulillah, nihil korban jiwa. Total ada empat jiwa yang terdampak. Untuk sementara, korban mengungsi ke rumah kerabat terdekat karena hunian mereka sudah tidak bisa ditempati,” tambah Edy.
Sebagai penanganan darurat, petugas melakukan penutupan area dengan terpal guna mengamankan sisa barang rumah tangga. Selain itu, BPBD Jember telah mendistribusikan berbagai bantuan logistik mulai dari paket sembako, makanan siap saji, perlengkapan tidur (matras dan selimut), hingga paket kebersihan dan sandang.
Tak hanya bantuan logistik, BPBD juga telah melakukan Penghitungan Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna). Dukungan material bangunan berupa 750 batu bata dan delapan lembar usuk akan dikirimkan untuk membantu proses rehabilitasi rumah.
Proses pembersihan puing-puing bangunan dilakukan secara gotong royong. TRC BPBD dibantu oleh warga setempat serta elemen relawan eksternal seperti Relawan Rock and Roll dan Relawan 3/4 Kalisat.
“Kami juga telah meneruskan laporan ini ke dinas terkait agar penanganan permanen bisa segera dilakukan secara terpadu,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Edy mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah Jember. Ia mengingatkan warga, terutama yang tinggal di rumah dengan konstruksi non-permanen, agar lebih berhati-hati saat hujan deras disertai angin kencang melanda.






