Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan (tengah) dan Dirut SIG, Indrieffouny Indra (kanan) mengaplikasikan bata _interlock_ presisi di Pabrik Indarung PT Semen Padang, Sumatra Barat, pada Kamis (12/2/2026).(Istimewa)
Gresik, HeadlineJatim.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengirimkan 36.000 unit bata interlock presisi untuk pembangunan Hunian Tetap (Huntap) di Kampung Talang, Kecamatan Pauh, Padang, Sumatra Barat. Bantuan ini merupakan bagian dari percepatan pemulihan pascabanjir November 2025.
Bata interlock dipilih karena mempercepat konstruksi, kuat, dan efisien biaya. Produk inovasi SIG ini juga mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait pemerataan infrastruktur perumahan berkelanjutan.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan solusi ini mempercepat penyediaan hunian aman dan layak bagi warga terdampak.
Pengiriman perdana dilepas Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra bersama jajaran komisaris dan direksi di Pabrik Indarung PT Semen Padang, Kamis (12/2).
Melalui PT Semen Padang, kapasitas produksi saat ini mampu mendukung pembangunan hingga 120 unit rumah tipe 36 per bulan. Distribusi direncanakan menjangkau Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh.
Bata interlock menggunakan green cement SIG dengan emisi karbon 38% lebih rendah dibanding semen konvensional dan TKDN di atas 90%. Proyek ini merupakan kolaborasi Kadin Sumatra Barat dan Kadin Indonesia, serta melanjutkan keberhasilan penggunaan bata interlock pada proyek rumah contoh di Ibu Kota Nusantara dan Bambu Apus, Jakarta Timur.






