BANYUWANGI, Headlinejatim.com – Aksi pencurian dengan modus pecah kaca mobil terjadi di tengah keramaian pusat Kota Banyuwangi, Senin (18/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Dua pelaku berboncengan sepeda motor terekam kamera CCTV saat memecahkan kaca mobil dan membawa kabur sebuah tas ransel dari dalam kendaraan korban.
Peristiwa itu terjadi di kawasan Tukang Kayu, tepatnya di pinggir jalan yang dipenuhi pertokoan dan pusat kuliner di jantung Kota Banyuwangi. Aksi pelaku berlangsung sangat cepat hingga membuat warga sekitar tak sempat melakukan pengejaran.
Salah seorang saksi mata, Johar Murjani, mengatakan dua pelaku datang menggunakan sepeda motor warna putih. Salah satu pelaku tetap berada di atas motor, sementara rekannya turun untuk menjalankan aksi pencurian.
“Cepat sekali kejadiannya. Satu orang tetap di motor, satunya turun langsung pecahkan kaca lalu ambil tas dan kabur,” ujar Johar.
Korban diketahui berinisial FS (22), warga Desa Watukebo, Kecamatan Wongsorejo. Saat kejadian, korban tengah menunggu pesanan makanan di sebuah warung seblak yang berada tak jauh dari lokasi parkir mobilnya.
Setelah mengetahui kaca mobil bagian belakang pecah dan tas miliknya hilang, korban langsung meminta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Dari rekaman tersebut terlihat dua pelaku sudah mengincar kendaraan korban sejak awal.
Satu pelaku tampak mengawasi situasi dari atas motor dengan mengenakan pakaian hitam, celana jeans, dan helm hitam tanpa masker. Sementara pelaku lainnya berjalan mendekati mobil sambil memperhatikan kondisi sekitar.
Beberapa detik kemudian, pelaku memberi isyarat kepada rekannya untuk mendekat. Pelaku selanjutnya memecahkan kaca mobil bagian belakang dan langsung mengambil tas ransel yang berada di dalam kendaraan.
Aksi itu berlangsung hanya dalam hitungan detik sebelum kedua pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah yang belum diketahui.
Tas ransel yang dibawa kabur pelaku diduga berisi uang tunai dalam jumlah besar mencapai ratusan juta rupiah. Hingga kini korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banyuwangi untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik aksi pencurian kini menjadi bahan utama polisi untuk mengidentifikasi kedua pelaku.






