Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN UP2D Jawa Timur Perkuat Kompetensi Insan untuk Hadirkan Layanan Kelistrikan Andal

SURABAYA, headlinejatim.com – Semangat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan terus diwujudkan PLN UP2D Jawa Timur melalui penguatan kompetensi insan PLN. Bertepatan dengan momentum Hari Pelanggan Nasional, PLN UP2D Jawa Timur menggelar Training Relay Kubikel di Gedung Adirajasa, PLN UP2D Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan sumber daya manusia dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan.

Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara bagian Fasilitas Operasi (FASOP), Perencanaan (REN), dan Pemeliharaan (HAR) tersebut diikuti oleh tim Yanhar (Pelayanan Pemeliharaan) dan juga pegawai di masing-masing bagian terkait. Agenda training ini menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman teknis sekaligus menyamakan perspektif mengenai sistem proteksi pada kubikel, khususnya fungsi relay dalam mendeteksi kondisi abnormal dan memberikan perintah kepada perangkat proteksi untuk merespons gangguan sesuai setting dan karakteristik sistem distribusi energi listrik.

Momentum Hari Pelanggan Nasional menjadi pengingat bahwa kualitas pelayanan kepada pelanggan tidak hanya dibangun melalui keandalan infrastruktur, tetapi juga melalui kesiapan insan yang berada di balik pengelolaan sistem kelistrikan.

Dalam sistem kelistrikan, sistem proteksi memiliki peran penting dalam mengenali kondisi abnormal dan membantu mengisolasi bagian yang mengalami gangguan. Relay menjadi salah satu komponen kunci yang bekerja untuk memastikan respons proteksi dapat berlangsung sesuai dengan desain sistem.

Melalui training ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai prinsip kerja relay, fungsi proteksi, pembacaan indikasi, hingga aspek teknis yang perlu diperhatikan dalam pengoperasian dan pemeliharaan.

Bagi petugas yang terlibat langsung dalam pemeliharaan, pemahaman tersebut bukan sekadar pengetahuan teknis. Setiap parameter, indikasi, dan respons perangkat memiliki keterkaitan dengan keandalan sistem secara keseluruhan serta keberlangsungan pelayanan listrik kepada pelanggan.

Manager PLN UP2D Jawa Timur, Ismanta, mengatakan bahwa penguatan kompetensi insan PLN merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menghadirkan pelayanan kelistrikan yang andal bagi pelanggan.

“Hari Pelanggan Nasional menjadi momentum bagi kami untuk terus melihat pelayanan dari berbagai sisi. Salah satunya dengan memastikan insan PLN memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Ketika kompetensi semakin kuat, kami berharap proses pemeliharaan dan pengelolaan sistem dapat dilakukan semakin tepat, aman, dan pada akhirnya memberikan dampak pada keandalan layanan yang dirasakan pelanggan,” ujar Ismanta.

Menurutnya, investasi pada kompetensi SDM memiliki peran penting dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pengelolaan sistem kelistrikan yang semakin kompleks.

Training berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, praktik setting, tanya jawab, serta pembahasan berbagai kondisi yang berpotensi ditemui dalam pekerjaan pemeliharaan di lapangan.

Kolaborasi FASOP, REN, dan HAR turut memperkaya pembelajaran. FASOP membawa perspektif operasi dan sistem, REN dari sisi perencanaan sistem, sementara HAR memiliki keterkaitan erat dengan pemeliharaan peralatan di lapangan.

Ketiga perspektif tersebut dipertemukan dalam satu forum sehingga peserta dapat memahami bahwa keandalan kelistrikan merupakan hasil dari proses yang saling terhubung, mulai dari perencanaan, pengoperasian, pemeliharaan, evaluasi, hingga perbaikan dan pengembangan.

Assistant Manager Pemeliharaan PLN UP2D Jawa Timur, Fajar Rio Rikiyanto, menjelaskan bahwa pemahaman terhadap relay menjadi salah satu bekal penting bagi petugas pemeliharaan karena perangkat tersebut berkaitan langsung dengan sistem proteksi jaringan.

“Melalui training ini, kami ingin memastikan teman-teman di lapangan tidak hanya memahami fungsi relay secara teori, tetapi juga mampu membaca indikasi dan memahami respons peralatan ketika menghadapi kondisi tertentu. Dengan pemahaman yang sama, proses pemeliharaan dapat dilakukan lebih terarah dan sesuai dengan prosedur,” jelas Fajar.

Ia menambahkan, kegiatan pembelajaran seperti ini juga menjadi ruang untuk berbagi pengalaman antarpetugas mengenai kondisi yang ditemui di lapangan.

“Setiap pengalaman saat melaksanakan pekerjaan di lapangan selalu memberikan pembelajaran. Ketika pengetahuan dan pengalaman tersebut dibagikan, kita bisa membangun pemahaman bersama dan meningkatkan kesiapan tim dalam menghadapi berbagai kondisi peralatan,” tambahnya.

Training Relay Kubikel menjadi bagian dari komitmen PLN UP2D Jawa Timur dalam memperkuat kompetensi insan PLN untuk mendukung keandalan dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Semangat Hari Pelanggan Nasional diwujudkan tidak hanya melalui pelayanan di garis depan, tetapi juga melalui kesiapan insan PLN di balik layar. Dengan kompetensi, kolaborasi, dan penerapan K3 yang terus diperkuat, PLN UP2D Jawa Timur memastikan setiap pekerjaan dilakukan secara aman dan profesional.

Di balik listrik yang andal, ada insan PLN yang terus belajar dan kompetensinya terus diperkuat untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

Related posts