Skip to content
Mobile Menu
Headline Jatim
  • Headline Jatim
  • Pemerintahan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Digivox
  • Indeks
  • JAWA TIMUR
  • NASIONAL
Headline Update
Rumah Kosong Setahun di Tegalsari Dibobol Maling, Uang Tunai hingga Kompresor Kulkas Raib Bupati Lumajang Pastikan Juni 2026, Ambrolnya Tanggul Curah Menjangan Segera Diperbaiki Libur Panjang, Banyuwangi Dibanjiri 47 Ribu Wisatawan; Hotel hingga Destinasi Nyaris Tak Tersisa Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Sektor Pangan dan Energi untuk Perkuat Ketahahan Nasional Lemkapi Apresiasi Bidhumas Polda Jatim, Cepat dan Tepat Sajikan Informasi Publik
Home Peristiwa Maknai Hari Literasi Internasional, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Budayakan Saring Sebelum Sharing

Maknai Hari Literasi Internasional, Gubernur Khofifah Ajak Masyarakat Budayakan Saring Sebelum Sharing

Gravatar Image
Redaksi Headline
08/09/2025270 Views

SURABAYA, headlinejatim.com- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai Hari Literasi Internasional dengan lebih komprehensif dengan membudayakan saring sebelum sharing.

Pesan itu menurutnya sangat penting di tengah pesatnya arus informasi di era digital yang membutuhkan sikap bijak dari masyarakat.

Read More
  • Sinergi PLN Group dan PT BKMS, Gelar Rapat Pembahasan Penyaluran Listrik PLN di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik
  • PLN UP3 Sidoarjo dan Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Wujudkan Ekosistem Kendaraan Listrik (EV)
  • Memperingati Hari Buruh, Srikandi PLN UP3 Surabaya Selatan Tebar Kepedulian dan Motivasi bagi Penyandang Disabilitas

“Mari kita budayakan saring sebelum sharing, Atau kita saring, pilah dahulu informasi yang didapatkan sebelum kita membagikan kepada yang lain,” kata Gubernur Khofifah di peringatan Hari Literasi Internasional, hari ini, Senin (8/9).

Pesan yang disampaikan Gubernur Khofifah juga sejalan dengan tema Hari Literasi Internasional yaitu “Promoting literacy in the digital era” atau yang artinya “Mempromosikan literasi di era digital.” Yang mana digitalisasi telah mengubah cara kita belajar, hidup, bekerja, dan bersosialisasi, baik secara positif maupun negatif.

Untuk itu, Khofifah menegaskan bahwa literasi harus menjadi kemampuan dasar yang harus dimiliki setiap individu. Namun di sisi lain, digitalisasi yang tidak bisa dielakkan menjadi dimensi yang tidak boleh luput dari perhatian semua pihak.

“Kemampuan membaca menulis adalah hak dasar, tetapi digitalisasi juga menjadi sisi yang tidak terpisahkan saat ini,” jelasnya.

Masifnya informasi melalui platform-platform digital kian tak terbendung terlebih sentuhan Artificial Intelligence membuat takjub banyak orang. Oleh sebab itu, berliterasi secara komprehensif menjadi modal yang harus dimiliki.

“Informasi sangat masif beredar di dunia maya, AI membuat banyak orang harus lebih cermat dan teliti, kroscek dan konfirmasi atau tabayun sangat dibutuhkan agar informasi yang ada tidak ditelan mentah-mentah,” jelasnya.

Namun ia menyebutkan bahwa memahami informasi tidak cukup dengan cara tekstual semata. Lebih dari itu, memahami informasi juga harus dlakukan secara kontekstual agar tidak terjadi penerimaan informasi yang sepotong atau tidak utuh.

“Masif dan cepatnya informasi juga harus diwaspadai bersama karena tidak jarang yang berisi hoax, ujaran kebencian dan provokasi,” terangnya.

Sementara hoax, ujaran kebencian dan provokasi pun beredar dengan mudah, cepat juga dapat diterima setiap individu melalui gawai masing-masing. Lebih lanjut, hal-hal tersebut dapat menjadi potensi timbulnya kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.

“Banyaknya informasi yang kita terima juga harus diimbangi kemampuan untuk filtering, harus bijak menerima informasi dan tidak sembarang membagikan informasi, ini penting saat ini,” imbuhnya.

Menurutnya, perangkat digital membantu memperluas kesempatan belajar dan mengakses informasi tetapi di sisi lain juga berisiko menciptakan marjinalisasi ganda terhadap pembelajaran literasi tradisional, juga dari manfaat era digital.

“Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Di Jawa Timur sendiri Gubernur Khofifah bangga menyebutkan bahwa Nilai Tingkat Gemar Membaca (TGM) tahun 2024 Provinsi Jawa Timur sebesar 77,15. Angka ini masuk dalam kategori tinggi.

Pun begitu dengan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Tahun 2024 Provinsi Jawa Timur yang berada di angka 78,60 dan masuk dalam kategori Sedang.

Namun begitu, menurutnya saat ini literasi tak lagi sekadar soal bisa membaca dan menulis, melainkan juga kemampuan untuk memahami, mengolah, dan memanfaatkan informasi dengan bijak.

Literasi digital menjadi keterampilan penting agar seseorang mampu memilah mana informasi yang benar dan mana yang merupakan hoaks.

“Kembali saya mengajak agar semua berliterasi dengan lebih komprehensif, saring before sharing, kembali saring before sharing, supaya tidak termakan dan tidak menyebar hoax serta provokasi,” pesannya.

Gubernur JatimHari Literasi InternasionalJawa TimurKhofifah Indar ParawansaSaring Sebelum Sharing
Writer: Heru Dwi Sudarmanto
Editor: Heru Dwi Sudarmanto
Share

Post navigation

Previous post Gempar! Ular Kepala Dua Ditemukan di Teras Rumah Warga Gresik
Next post Wali Kota Eri Beri Peringatan Keras Oknum Pegawai Kelurahan Terbukti Lakukan Pungli Adminduk

Related posts

  • Rumah Kosong Setahun di Tegalsari Dibobol Maling, Uang Tunai hingga Kompresor Kulkas Raib

  • PLN Siaga Penuh Jaga Keandalan Listrik dalam Kunjungan Kerja Presiden Republik Indonesia di Jawa Timur

  • Hilal Dzulhijjah 1447 H Terlihat di Lamongan, Kemenag Jatim Laporkan Hasil Rukyat dari 13 Titik

  • Viral Mahasiswa Asal Palembang Panik Datang ke Damkar Jember, Gara-Gara Jari Tersangkut di Botol Sabun Muka

  • Antisipasi Lonjakan Penumpang Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 8 Operasikan 1 KA Tambahan

  • Artistik dan Futuristik, Kupu-kupu Robotik SIER Karya Mahasiswa ITS Memukau Surabaya Vaganza 2026

https://headlinejatim.com/wp-content/uploads/2026/03/87168b83-b1fe-470d-bdd1-85c2b50728f3.mp4

Topik Populer

  • Jawa Timur
  • Nasional
  • PLN
  • Kabupaten Gresik
  • Gubernur Jatim

Pemerintahan

  • Berita, Pemerintahan18/05/2026
    Bupati Lumajang Pastikan Juni 2026, Ambr…
  • Berita, Ekonomi, Pemerintahan18/05/2026
    Presiden Prabowo Apresiasi Inovasi di Se…
  • Berita, Ekonomi, Pemerintahan18/05/2026
    RPH Surabaya Catat 143 Pendaftar Kurban,…
  • Berita, Pemerintahan, Peristiwa, Politik, Tokoh & Inspirasi18/05/2026
    PLN Siaga Penuh Jaga Keandalan Listrik d…
  • Berita, Ekonomi, Pemerintahan, Politik, Tokoh & Inspirasi18/05/2026
    Beda Kebijakan Habibie dengan Prabowo, K…

Berita Populer

  • 1
    Pendidikan336 Views
    Pro Kontra Kampus Jadi Dapur MBG, Mahfud…
  • 2
    Peristiwa286 Views
    Penemuan Mayat di Pantai Dampar Lumajang…
  • 3
    Peristiwa277 Views
    Abaikan Larangan Ibu Keluar Jelang Magri…
  • 4
    Ekonomi272 Views
    Sentimen Pasar atas Isu Hantavirus Doron…
  • 5
    Berita271 Views
    Surabaya Masuk Daftar Kasus Dugaan Kerac…

Politik

Berita, Pemerintahan, Peristiwa, Politik, Tokoh & Inspirasi18/05/2026
PLN Siaga Penuh Jaga Keandalan Listrik d…

NGANJUK, Headlinejatim.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memastikan kesiapan penuh (Baca Selengkapnya)

18/05/2026
Beda Kebijakan Habibie dengan Prabowo, K…
18/05/2026
Lumajang Percepat Pembangunan KDMP, 36 G…
16/05/2026
Kelakar Presiden Prabowo di Peresmian Mu…
16/05/2026
Setelah 18 Tahun Gas Melon, Pemerintah M…
Headline Jatim
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

Social Network

  • Instagram
  • Youtube
  • Tiktok
Copyright @2024 by headlinejatim.com