headlinejatim.com – Dalam rangka memastikan keandalan pasokan listrik selama perayaan Idul Adha 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Timur memperkuat kesiapan sistem kelistrikan di seluruh wilayah Jawa Timur. PLN juga menetapkan masa siaga Idul Adha yang berlangsung mulai tanggal 26 hingga 28 Mei 2026 guna memastikan pelayanan kelistrikan tetap optimal selama momentum hari raya berlangsung.
Berbagai langkah pengamanan sistem kelistrikan telah dipersiapkan secara menyeluruh. Mulai dari pemantauan kondisi jaringan secara real time, pemeriksaan peralatan distribusi, hingga kesiapan personel siaga yang akan bertugas selama masa siaga Idul Adha berlangsung.
Sebagai bentuk kesiapan pelayanan, telah ditentukan sejumlah lokasi siaga kelistrikan yang tersebar di 16 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) dan 112 Unit Layanan Pelanggan (ULP) di seluruh wilayah Jawa Timur. Lokasi siaga tersebut disiapkan untuk mempercepat koordinasi dan penanganan apabila terjadi potensi gangguan kelistrikan selama perayaan Idul Adha.
Selain itu, PLN juga melakukan pengamanan pada 562 titik lokasi prioritas yang tersebar di berbagai daerah di Jawa Timur. Lokasi tersebut meliputi tempat ibadah, pusat keramaian, fasilitas publik, hingga objek vital yang menjadi pusat aktivitas masyarakat selama hari raya berlangsung.
Manager PLN UP2D Jawa Timur, Hendrix Reza, menyampaikan bahwa momentum hari besar keagamaan menjadi perhatian khusus bagi PLN, karena listrik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari pelaksanaan ibadah hingga pelayanan publik.
“Idul Adha adalah momen kebersamaan dan kekhusyukan. Karena itu, kami berupaya memastikan masyarakat dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan tenang tanpa khawatir terhadap pasokan listrik. Seluruh personel kami bersiaga untuk menjaga sistem kelistrikan tetap andal selama masa siaga berlangsung,” ujarnya.
Tak hanya memastikan kesiapan sistem, PLN UP2D Jawa Timur juga memperkuat koordinasi dengan seluruh unit operasional di berbagai daerah. Langkah ini dilakukan agar penanganan dapat berlangsung cepat apabila terjadi potensi gangguan di lapangan.
Di balik layar, para petugas PLN tetap bekerja selama masa libur untuk memastikan aliran listrik tetap terjaga. Dengan dukungan teknologi monitoring modern yaitu sistem SCADA dan kesiapan tim teknis selama 24 jam, PLN berupaya menghadirkan layanan kelistrikan yang responsif dan optimal bagi masyarakat Jawa Timur.
Selain itu, PLN juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan ketenagalistrikan, khususnya saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban agar tetap memperhatikan jarak aman dari jaringan listrik demi keamanan bersama.
Melalui kesiapan sistem, masa siaga yang terencana, serta dedikasi para petugas di lapangan, PLN UP2D Jawa Timur berharap perayaan Idul Adha 1447 H dapat berlangsung dengan khidmat, aman, dan penuh kebersamaan dengan dukungan pasokan listrik yang tetap andal di seluruh wilayah Jawa Timur./adv






