GRESIK, headlinejatim.com – Di usianya yang telah menginjak 88 tahun, hari-hari Nenek Nduk Urfiah, sering kali dilalui dalam kesunyian. Sang buah hati terpaksa merantau jauh ke luar negeri demi mencari nafkah, meninggalkan sang ibu tercinta seorang diri di rumah di Desa Pangkahkulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.
Namun, pagi itu ada yang berbeda. Suasana sunyi di rumah Nenek Nduk mendadak hangat saat relawan Dinas sosial Kabupaten Gresik mengetuk pintu rumahnya, membawa sebuah bingkisan sederhana namun penuh makna: makanan bergizi siap santap dari program “Piringku”.
Bagi Nenek Nduk, program ini jauh lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan perut. Kehadiran makanan siap saji yang diantarkan langsung setiap pagi menjadi obat penawar rindu sekaligus penghangat di tengah masa tua yang ia jalani sebatang kara.
”Saya senang, Bu. Maturnuwun, sudah diberi makanan. Alhamdulillah…” ucap Nenek Nduk dengan suara bergetar menahan haru.
Di balik kotak berisi makanan hangat yang dinikmati para lansia setiap pagi, tersimpan cerita tentang kuatnya semangat kebersamaan warga. Sejak dini hari saat suasana masih senyap, ibu-ibu kelompok masyarakat (Pokmas) setempat sudah sibuk bergotong royong di dapur.
Mereka mengolah, meracik, hingga mengemas berbagai menu makanan secara higienis sebelum didistribusikan ke rumah-rumah warga sasaran.
Hebatnya lagi, menu yang disajikan tidak sembarangan. Komposisi makanannya telah disesuaikan secara teliti dengan kondisi kesehatan serta riwayat penyakit masing-masing penerima manfaat, berkat koordinasi langsung bersama Puskesmas dan pendampingan ahli gizi.
Selain berhasil mencukupi asupan nutrisi lansia, program ini juga turut menggerakkan roda ekonomi lokal karena melibatkan tenaga dan bahan baku dari warga sekitar secara langsung.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, Ummi Khoiroh, mengungkapkan bahwa Program Piringku merupakan wujud nyata dan terjemahan taktis dari visi besar Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, khususnya dalam pilar Gresik Seger.
”Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Gresik untuk meningkatkan derajat kesehatan para lansia. Kami memberikan makanan yang sudah siap dikonsumsi untuk pagi hari, karena mereka sudah memiliki keterbatasan tenaga untuk memasak sendiri,” jelas Ummi Khoiroh.
Nenek Nduk Urfiah hanyalah satu dari sekian banyak potret lansia prasejahtera yang merasakan langsung manfaat nyata dari tahap uji coba program ini.
Pemerintah Kabupaten Gresik berharap uji coba Program Piringku dapat berjalan sukses dan berkelanjutan, sehingga ke depan jangkauannya bisa semakin luas—memeluk dan menghangatkan lebih banyak lagi lansia yang membutuhkan di seluruh penjuru Kota Pudak.






