Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares bersama gelandang Francisco Rivera saat memberikan keterangan pers jelang laga kontra Bali United.(Foto: official Persebaya)
Gianyar, Headlinejatim.com — Persebaya Surabaya membawa misi besar saat bertandang ke markas Bali United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (7/2) malam. Bukan sekadar berburu poin, Bajol Ijo ingin mematahkan tren negatif yang telah membayangi mereka selama bertahun-tahun di Pulau Dewata.
Catatan tandang Persebaya di Gianyar memang belum bersahabat. Kemenangan terakhir Green Force di stadion tersebut tercatat pada musim 2018. Dari total 14 pertemuan kontra Bali United, Persebaya hanya mampu mengamankan lima kemenangan, satu hasil imbang, dan harus menelan delapan kekalahan.
Meski demikian, hasil impresif pada pertemuan putaran pertama musim ini menjadi suntikan kepercayaan diri. Kemenangan telak 5-2 atas Bali United disebut menjadi modal penting untuk menghapus memori buruk saat bermain di kandang lawan.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tak menampik beratnya tantangan yang akan dihadapi timnya. Namun, pelatih asal Portugal itu menegaskan keinginan kuat untuk menorehkan cerita baru di Gianyar.
“Saya tahu hasil-hasil sebelumnya di sini tidak berpihak pada Persebaya. Tapi kami berharap laga ini bisa menjadi momen perubahan. Untuk itu, kami harus tampil sangat baik,” kata Tavares dalam konferensi pers jelang pertandingan.
Tavares juga mengungkapkan kondisi tim yang belum sepenuhnya ideal. Waktu pemulihan yang lebih singkat dibanding Bali United, ditambah sejumlah pemain yang masih dibekap masalah fisik, menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi tim pelatih.
“Kami memiliki waktu recovery dua hari lebih sedikit. Kami berusaha memulihkan kondisi pemain, tetapi ada yang masih cedera, flu, hingga diare. Kami akan melihat kondisi terakhir mereka sebelum pertandingan,” jelasnya.
Dari kubu pemain, gelandang serang Persebaya Francisco Rivera menegaskan kesiapan tim menghadapi laga krusial tersebut. Pemain yang akrab disapa Cachis itu menilai kontribusi pemain muda dan rekrutan anyar bisa menjadi pembeda dalam laga berat ini.
Menurutnya, Bali United memiliki kekuatan dalam transisi cepat, namun Persebaya telah melakukan persiapan matang sepanjang pekan latihan.
“Pemain muda dan pemain baru siap membantu tim. Kami tahu kualitas Bali United, tapi kami bekerja keras dan datang dengan target jelas, meraih tiga poin,” ujar Rivera.
Cachis juga berharap bisa kembali memberikan dampak langsung di lapangan, baik melalui gol maupun assist, demi membawa Persebaya pulang dengan hasil maksimal dari Gianyar.
Sebagai edukasi, dalam sepak bola profesional, rekor dan statistik memang menjadi catatan penting, namun bukan penentu mutlak hasil pertandingan.
Konsistensi, kesiapan fisik, dan mental bertanding kerap menjadi faktor pembeda, terutama saat bermain di laga tandang dengan tekanan tinggi.






