GRESIK, HeadlineJatim.com – Di tengah kesibukan menjaga keamanan wilayah, jajaran Polres Gresik meluangkan waktu untuk melakukan refleksi spiritual dan penghormatan kepada para leluhur. Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution memimpin langsung kegiatan ziarah ke sejumlah Makam Wali dan Ulama Besar di wilayah Kabupaten Gresik pada Jumat pagi (16/1/2026).
Kegiatan keagamaan ini diikuti oleh Wakapolres Gresik Kompol Shabda Purusha, jajaran Pejabat Utama (PJU), hingga para Kapolsek. Rangkaian acara dimulai sejak fajar dengan melaksanakan shalat Subuh berjamaah di Masjid Jami’ Gresik, menciptakan suasana khusyuk sebelum memulai perjalanan ziarah.
Ziarah ke Tokoh Karismatik dan Sunan Giri
Tujuan pertama rombongan adalah Makam Habib Abu Bakar dan Habib Alwi bin Muhammad Hasyim Assegaf. Didampingi Habib Achmad Ismail bin Abdullah Al-Habsy, Kapolres beserta rombongan mengumpulkan doa bersama dan melakukan tabur bunga di pusara ulama kharismatik tersebut.
Perjalanan berlanjut ke kawasan bukit di Kecamatan Kebomas, tepatnya di situs sejarah Makam Sunan Giri. Kedatangan rombongan Polri ini disambut hangat oleh Ketua Yayasan Makam Sunan Giri, Izuddin Sodik, dan Pembina Yayasan, Hj. Aziz Zawahir. Di lokasi ini, AKBP Ramadhan Nasution menyempatkan diri berdialog mengenai sejarah perjuangan Sunan Giri dalam menyebarkan Islam di Nusantara.
Meneladani Perjuangan Syekh Maulana Malik Ibrahim
Sebagai penutup rangkaian, rombongan menuju Makam Syekh Maulana Malik Ibrahim di pusat kota. Didampingi juru kunci Habib Husein Syahab dan Ketua Yayasan Taufik Haris, doa bersama dipanjatkan dengan penuh kekhidmatan di makam wali tertua di Pulau Jawa tersebut.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekedar tradisi, melainkan bentuk penghormatan atas dedikasi para pendahulu.
“Kegiatan ziarah ini merupakan wujud penghormatan serta doa kami kepada para leluhur dan tokoh agama yang telah berjuang luar biasa, khususnya di wilayah Gresik. Kami berharap nilai-nilai keteladanan mereka dapat menginspirasi personel Polres Gresik untuk mengabdi dengan penuh keikhlasan,” ujar AKBP Ramadhan.
Sinergi Keamanan dan Wisata Religi
Selain penguatan spiritual internal, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk mempererat sinergitas antara pihak kepolisian dengan tokoh agama serta pengelola wisata religi di Gresik.
Hal ini dilakukan guna memastikan wilayah yang dijuluki “Kota Pudak” tersebut tetap aman, nyaman, dan kondusif bagi para peziarah yang datang dari seluruh penjuru negeri.






