SURABAYA, headlinejatim.com – Mengusung semangat Hari Sumpah Pemuda, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Jawa Timur memperkuat kesiapsiagaan kelistrikan guna mendukung kelancaran kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia di Jawa Timur, Jumat (16/10). Kesiapan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik untuk mendukung kelancaran agenda kenegaraan di berbagai lokasi.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Presiden RI mengunjungi PT Insera Sena (Polygon Bikes) di Sidoarjo dan Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA) di Pasuruan. Untuk memastikan pasokan listrik tetap andal selama kegiatan berlangsung, PLN UP2D Jawa Timur berkolaborasi dengan UP3 Sidoarjo dan Pasuruan melakukan serangkaian langkah pengamanan kelistrikan secara terencana dan terkoordinasi.
Persiapan dilakukan melalui penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) siaga, inspeksi jaringan distribusi tegangan menengah 20 kV, serta pemeriksaan sistem tegangan 20 kV di gardu induk. PLN juga melakukan koordinasi dengan koordinator di lokasi siaga dan menempatkan personel pada titik-titik strategis untuk memastikan kesiapan penanganan apabila terjadi gangguan kelistrikan.
Sebagai langkah preventif, PLN meniadakan kegiatan pemeliharaan terencana pada jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 20 kV maupun pada sisi 20 kV gardu induk selama periode pengamanan. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan dan menjaga kontinuitas pasokan listrik selama kunjungan kerja berlangsung.
Manager PLN UP2D Jawa Timur, Ismanta, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan tersebut merupakan bentuk komitmen PLN dalam memberikan dukungan kelistrikan terbaik bagi agenda kenegaraan.
“Kami berkomitmen memastikan pasokan listrik tetap andal selama kunjungan kerja Wakil Presiden Republik Indonesia di Jawa Timur. Berbagai langkah preventif telah kami siapkan, mulai dari inspeksi jaringan dan gardu induk, penyiagaan personel, hingga koordinasi lintas unit. Bagi kami, kesiapsiagaan ini bukan sekadar menjalankan tugas operasional, tetapi juga bentuk tanggung jawab untuk mendukung kelancaran agenda kenegaraan,” ujar Ismanta.
Ia menambahkan, keberhasilan menjaga keandalan pasokan listrik membutuhkan sinergi dan kesiapan seluruh personel, termasuk kemampuan untuk mengantisipasi potensi gangguan serta merespons kondisi darurat secara cepat dan tepat.
“Sejalan dengan semangat Sumpah Pemuda, kami percaya bahwa kolaborasi dan semangat kebersamaan menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik bagi negeri. Kami ingin memastikan setiap agenda dapat berlangsung dengan lancar, didukung pasokan listrik yang aman dan andal,” tambah Ismanta.
Kesiapsiagaan ini mencerminkan sinergi antarunit PLN dalam menjalankan tugas menjaga keandalan sistem kelistrikan, khususnya pada agenda kenegaraan yang membutuhkan dukungan pasokan listrik yang aman dan andal.
Semangat Hari Sumpah Pemuda menjadi pengingat bahwa kolaborasi, persatuan, dan tanggung jawab bersama merupakan kekuatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui kesiapan personel, peralatan, dan sistem pengamanan yang terencana, PLN UP2D Jawa Timur terus berkomitmen menjaga keandalan distribusi listrik guna mendukung kelancaran berbagai kegiatan strategis di Jawa Timur.
Bagi PLN, menjaga listrik tetap menyala bukan sekadar menjalankan tugas operasional, melainkan juga wujud kontribusi nyata insan PLN dalam mendukung agenda nasional dan menghadirkan pelayanan kelistrikan yang andal bagi negeri.






