Angin Kencang Terjang Jember Selatan, 51 Pohon Tumbang Belasan Gudang Tembakau Roboh

Kondisi gudang tembakau yang tersapu angin kencang.(Foto: Istimewa)

Jember, HeadlineJatim.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Jember bagian selatan pada Jumat sore (6/3/2026). Bencana ini mengakibatkan sedikitnya 51 pohon tumbang, puluhan rumah rusak, hingga belasan gudang tembakau roboh di tiga kecamatan terdampak.

Read More

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember mencatat wilayah terdampak meliputi Kecamatan Wuluhan, Kencong, dan Gumukmas. Selain kerusakan material pada 19 rumah warga dan empat fasilitas pendidikan, seorang warga dilaporkan mengalami luka ringan akibat tertimpa reruntuhan genteng.

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Angin kencang menyebabkan pohon-pohon besar tumbang menutup akses jalan desa dan menimpa permukiman.

“Sekitar pukul 15.30 WIB terjadi hujan disertai angin kencang di sejumlah wilayah Jember selatan. Dampaknya cukup luas, mulai dari pohon tumbang yang menutup akses jalan hingga menimpa rumah warga dan fasilitas umum,” kata Edy Budi Susilo saat dikonfirmasi, Sabtu (7/3/2026).

Wuluhan Jadi Wilayah Terdampak Terparah

Kecamatan Wuluhan menjadi titik dengan kerusakan paling signifikan, khususnya di Desa Kesilir dan Desa Tanjungrejo. Di Desa Kesilir, 30 pohon tumbang merusak 12 rumah dan gedung SD Kesilir 01. Sementara di Desa Tanjungrejo, 15 gudang tembakau roboh diterjang angin, bahkan salah satunya menimpa rumah warga.

“Di Desa Tanjungrejo ada gudang tembakau yang roboh dan menimpa rumah warga. Kondisinya cukup membahayakan karena posisi bangunan masih bergerak dan berpotensi menimpa rumah di sekitarnya,” jelas Edy.

Selain itu, tiga sekolah dasar di Tanjungrejo (SDN 04, 05, dan 06) turut mengalami kerusakan pada bagian atap ruang kelas dan fasilitas sekolah lainnya.

Dampak angin kencang juga meluas ke Desa Paseban di Kecamatan Kencong dan Desa Karangrejo di Kecamatan Gumukmas. Di Paseban, seorang warga bernama Istiqomah menderita luka ringan saat pohon menimpa kediamannya. Sementara di Gumukmas, fasilitas dapur dan kandang milik warga dilaporkan roboh.

BPBD Jember bersama tim gabungan dari PLN, Telkom, TNI/Polri, dan relawan telah bergerak melakukan pembersihan sejak Jumat malam.

“Sebagian besar pohon tumbang yang menutup jalan desa sudah berhasil ditangani sehingga arus lalu lintas kembali normal. Untuk pohon yang menimpa rumah warga, penanganannya sudah sekitar 80 persen terselesaikan,” ungkapnya.

Edy menambahkan, evakuasi gudang tembakau yang roboh di Tanjungrejo memerlukan alat berat karena posisi bangunan yang labil. Pihaknya tengah berkoordinasi untuk mendatangkan crane atau skylift.

“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar bisa membantu alat berat untuk mengevakuasi gudang tembakau tersebut agar tidak membahayakan warga di sekitarnya,” tuturnya.

Meskipun cuaca saat ini terpantau cerah berawan, BPBD Jember tetap mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem susulan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi angin kencang maupun hujan lebat, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar pohon besar atau bangunan yang rawan roboh,” pungkas Edy.

Related posts