Dorong UMKM Naik Kelas, KPP Pratama Sidoarjo Utara Gelar Pelatihan BDS dan Sosialisasi Coretax

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II, Arridel Mindra saat menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi bagi UMKM.(Istimewa)

Sidoarjo, HeadlineJatim.com — Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Sidoarjo Utara berkomitmen memperkuat kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program Business Development Services (BDS).

Read More

Bekerja sama dengan Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas), kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan manajerial bisnis sekaligus mengedukasi digitalisasi perpajakan melalui sistem Coretax.

Mendorong Omzet UMKM Melalui Teknologi

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II, Arridel Mindra, menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi UMKM agar mampu bersaing di pasar modern. Ia mengapresiasi para peserta yang antusias mengikuti materi pengembangan usaha berbasis teknologi.

“Kami harap dengan adanya BDS ini, pelaku UMKM dapat meningkatkan kemampuan mengelola usaha sehingga omzet mereka terus berkembang,” jelas Arridel saat membuka acara, Kamis (5/3/2026).

Sosialisasi Coretax dan Lapor SPT Tahunan 2025

Selain pelatihan bisnis, peserta mendapatkan edukasi intensif mengenai kewajiban pelaporan SPT Tahunan PPh Tahun Pajak 2025. Arridel mengingatkan batas waktu pelaporan untuk wajib pajak orang pribadi adalah 31 Maret.

Saat ini, DJP tengah menggencarkan implementasi Coretax, sistem inti perpajakan terbaru yang dirancang untuk memudahkan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban secara digital, praktis, dan terintegrasi.

“Pajak adalah kontributor utama APBN, menyumbang sekitar 78 persen penerimaan negara. Kepatuhan UMKM sangat penting bagi pembangunan nasional,” tambahnya.

Insentif Pajak Bagi UMKM

Pemerintah terus memberikan dukungan nyata bagi pelaku usaha kecil melalui berbagai insentif, di antaranya:

  • Omzet di bawah Rp500 juta/tahun: Tidak dikenai Pajak Penghasilan (PPh).
  • Omzet Rp500 juta – Rp4,8 miliar/tahun: Dikenai tarif PPh final sebesar 0,5 persen dengan mekanisme pencatatan sederhana.

Kepala KPP Pratama Sidoarjo Utara, Nanik Triwahyuningsih, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kesadaran pajak sekaligus kapasitas bisnis di wilayah kerjanya.

Strategi Media Sosial untuk Produk Lokal

Ketua Forwas, M. Taufik, yang hadir sebagai narasumber, menyoroti pentingnya adaptasi media sosial sebagai “etalase digital” bagi produk lokal.

“Platform digital kini bukan sekadar sarana komunikasi, tapi alat menjangkau pasar luas. Melalui konten kreatif, foto, dan video yang menarik, UMKM bisa membangun kepercayaan konsumen dengan biaya yang jauh lebih efisien,” terang Taufik.

Menurutnya, konsistensi dalam mengelola media sosial akan menciptakan kedekatan emosional antara produsen dan pelanggan, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan penjualan secara berkelanjutan.

Related posts