Salah satu pekerja TPS, sedang memberikan paket makanan takjil kepada pengemudi truk eksternal di area lapangan penumpukan TPS.(Istimewa)
Surabaya, HeadlineJatim.com – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) membagikan ratusan paket takjil setiap hari kepada para pengemudi truk eksternal dan mitra kerja operasional selama bulan Ramadan 2026.
Kegiatan berbagi ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2026 di area operasional TPS.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi mengatakan pembagian takjil dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan kepada para sopir truk yang tetap bekerja menjalankan aktivitas distribusi logistik di pelabuhan saat bulan suci Ramadan.
“Para pengemudi truk memiliki peran penting dalam kelancaran operasional logistik di pelabuhan. Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan perhatian kepada mereka yang tetap bekerja hingga waktu berbuka puasa,” ujar Erika, Jumat (6/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, TPS membagikan sekitar 300 paket takjil setiap hari kepada pengemudi truk yang berada di area parkir ekspor, impor, serta lapangan penumpukan peti kemas.
Pembagian takjil dilakukan menjelang waktu berbuka puasa, yakni sekitar pukul 17.30 hingga 18.30 WIB oleh para pekerja TPS yang turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.
Erika menjelaskan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menumbuhkan semangat pelayanan kepada para pelanggan dan mitra kerja TPS.
Menurutnya, program tersebut sekaligus mendorong keterlibatan karyawan dalam kegiatan sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat di lingkungan operasional pelabuhan.
TPS sendiri memiliki ratusan perusahaan trucking yang terdaftar sebagai mitra kerja. Dalam aktivitas sehari-hari, ribuan truk keluar masuk kawasan terminal untuk mengangkut peti kemas ekspor maupun impor.
Dengan adanya kegiatan berbagi takjil selama Ramadan ini, TPS berharap hubungan baik antara perusahaan dengan para pengemudi truk serta mitra kerja operasional dapat terus terjaga dengan baik.






