Jember, HeadlineJatim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bergerak cepat merespons fenomena panic buying Bahan Bakar Minyak (BBM) yang melanda masyarakat sejak Kamis (5/3/2026).
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, memimpin inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU untuk memastikan ketersediaan stok, Jumat (6/3/2026).
Sidak ini dilakukan bersama jajaran Kepala Dinas Koperasi Sartini, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ratno Cahyadi Sembodo, perwakilan DPC Hiswana Migas Besuki, TNI/Polri, serta Sales Branch Manager PT Pertamina Patra Niaga Malang Raya, Andi Reza Ramadhan.
Peringatan Keras untuk Penimbun dan Spekulan
Dalam sidak tersebut, Pj Sekda Helmi Luqman memberikan peringatan tegas kepada oknum masyarakat atau pengecer yang mencoba mengambil keuntungan di tengah situasi ini. Ia menekankan bahwa aparat penegak hukum (APH) siap dikerahkan untuk menindak praktik ilegal.
“Saya ingatkan juga kepada masyarakat yang menimbun BBM, hati-hati. Kami akan mengerahkan APH untuk melakukan pengecekan di lapangan,” ujarnya saat dikonfirmasi disela sidak.
Pengawasan ketat akan menyasar penjualan bensin eceran dengan harga tidak wajar serta penggunaan kendaraan dengan tangki yang telah dimodifikasi.
“Kami akan cek di pinggir-pinggir jalan yang menjual bensin eceran dan menimbun dengan harga di luar batas kewajaran. Termasuk kendaraan yang dimodifikasi untuk membeli BBM dalam jumlah besar. Kalau ada temuan, itu menjadi kewenangan APH untuk menindak,” tegasnya.
Stok BBM Jember Dipastikan Melimpah
Berdasarkan hasil pemantauan langsung, Pemkab Jember menjamin bahwa stok BBM di seluruh wilayah Kabupaten Jember dalam kondisi sangat aman. Masyarakat diminta untuk tidak terpengaruh isu kelangkaan yang memicu antrean panjang.
“Kami diperintah oleh Gus Bupati mulai dari semalam. Kemudian saat ini kami keliling ke semua SPBU untuk mengecek langsung bahwa ketersediaan BBM di Kabupaten Jember dalam kondisi aman dan bahkan mungkin sampai berlebih,” jelas Helmi.
Pihak Pertamina turut memastikan bahwa pasokan terus mengalir tanpa hambatan. Khusus untuk hari ini, distribusi Pertalite ke Jember mencapai ratusan ton.
“Disampaikan oleh Pertamina, hari ini ada sekitar 580 ton Pertalite yang masuk ke Jember. Tahap pertama lebih dari 300 ton sudah datang lebih dulu. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir, stok BBM di Kabupaten Jember pasti tersedia,” tegasnya.
Di akhir sidak, Helmi kembali mengimbau agar warga tetap tenang dan melakukan pembelian sesuai kebutuhan normal.
“Imbauan dari Gus Bupati kepada masyarakat Jember, jangan khawatir stok BBM habis. Jangan panic buying karena pasokan terus ada dan akan ditambah jika memang dibutuhkan,” pungkasnya






