Gresik, HeadlineJatim.com – Suasana haru dan bangga menyelimuti Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu (4/3/2026). Ratusan atlet yang telah berjuang habis-habisan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 akhirnya memanen buah manis dari kerja keras mereka.
Pemerintah Kabupaten Gresik secara resmi mencairkan bonus sebesar Rp 9,3 miliar sebagai bentuk apresiasi tertinggi bagi para pahlawan olahraga daerah.
Senyum lebar terpancar dari wajah para atlet saat Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyerahkan penghargaan tersebut secara simbolis. Bagi mereka, bonus ini bukan sekadar angka, melainkan pengakuan atas tetesan keringat, disiplin ketat, dan waktu yang mereka korbankan demi membawa nama Gresik ke jajaran elit olahraga Jawa Timur.
Dalam ajang bergengsi tersebut, kontingen Gresik tampil perkasa dengan menyabet 44 medali emas, 37 perak, dan 53 perunggu. Prestasi ini membawa Kabupaten Gresik meroket ke peringkat keenam klasemen akhir, sebuah peningkatan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.
Bupati yang akrab disapa Gus Yani itu menegaskan bahwa para atlet adalah bukti nyata bahwa masa depan cerah bisa diraih melalui jalur prestasi apa pun.
“Kalian telah membuktikan bahwa prestasi tidak hanya lahir dari meja akademik. Porprov adalah gerbang kesuksesan bagi anak muda Gresik untuk menunjukkan jati diri di bidang olahraga,” ujar Gus Yani di hadapan para atlet.
Namun, di balik kegembiraan tersebut, Gus Yani memberikan pesan menyentuh. Ia meminta para atlet untuk mengelola bonus tersebut sebagai modal masa depan, bukan untuk kesenangan sesaat.
“Patut disyukuri, di tengah efisiensi anggaran, pemerintah tetap memprioritaskan dukungan untuk anak-anak muda Gresik. Gunakan reward ini dengan bijak, dukung masa depan dan keberlanjutan prestasi kalian. Jangan terjebak pada hal yang konsumtif,” pesannya.
Kepala Disparekrafbudpora Gresik, Saifudin Ghozali, menambahkan bahwa dari 50 cabang olahraga yang diikuti, sebanyak 35 cabang berhasil menyumbangkan medali. Mulai dari drumband, renang, panjat tebing, hingga bela diri seperti muaythai dan jujitsu, semuanya menunjukkan progres luar biasa.
“Penghargaan ini adalah bentuk penghormatan atas pengorbanan 572 atlet dan 144 official. Kami berharap ini menjadi bahan bakar motivasi bagi mereka untuk terus berlatih lebih keras dan kembali mengharumkan nama bangsa di level yang lebih tinggi,” ungkap Ghozali.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang penuh keakraban. Para atlet tampak berfoto bersama medali dan piagam mereka, menandai babak baru semangat olahraga di “Kota Pudak”. Dengan bonus miliaran rupiah ini, Pemkab Gresik berharap ekosistem olahraga daerah semakin bergairah menuju Porprov edisi selanjutnya.






