Pak Bhabin saat mempersiapkan kopi.(Foto: istimewa)
Sidoarjo, HeadlineJatim.com– Suasana hangat dan penuh canda mewarnai kegiatan inovatif bertajuk “Kopi Seduh Pak Bhabin” yang digelar di RT 11 RW 01 Dusun Tanjunganom, Desa Tanjungsari, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jumat (13/02/2026). Area tambangan penyeberangan yang biasanya tenang, mendadak ramai oleh antusiasme warga yang ingin berdialog langsung dengan aparat kepolisian.
Sejak pukul 10.00 WIB, warga mulai berdatangan untuk menikmati kopi gratis sembari berbincang santai dengan jajaran Polsek Taman dan perangkat desa setempat. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Taman Kompol Kanisius Franata, Kepala Desa Tanjungsari, Bhabinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat.
Kapolsek Taman, Kompol Kanisius Franata, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud pendekatan humanis Polri untuk mempererat hubungan emosional dengan masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang dibangun dalam suasana informal jauh lebih efektif untuk menyerap aspirasi warga.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi sebagai mitra dan sahabat warga. Kedekatan emosional ini kunci utama menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Kompol Kanisius.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah lingkungan warga merupakan bagian dari strategi deteksi dini gangguan keamanan. Dengan dialog terbuka, berbagai persoalan di tingkat desa dapat dicarikan solusi bersama sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Senada dengan Kapolsek, Bhabinkamtibmas Desa Tanjungsari, Aipda Dwi Priyo, menilai “Kopi Seduh Pak Bhabin” menjadi ruang komunikasi yang sangat nyaman. Di meja kopi, pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dapat tersampaikan tanpa kesan kaku.
“Warga jadi lebih terbuka untuk bercerita. Kami bisa bertukar informasi sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam menjaga lingkungan,” ungkap Dwi Priyo.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Desa Tanjungsari. Sekretaris Desa, Yusron, mengaku sangat mendukung keberlanjutan program ini karena manfaatnya yang langsung dirasakan masyarakat.
“Program ini luar biasa. Selain bisa ngobrol langsung dengan polisi, warga senang bisa ngopi gratis. Ini cara yang bagus untuk menghilangkan sekat antara aparat dan rakyat,” tutur Yusron.
Hingga acara usai, kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Program “Kopi Seduh Pak Bhabin” diharapkan dapat terus berjalan secara konsisten demi menjaga wilayah Kecamatan Taman tetap tentram, harmonis, dan kondusif.






