Dominikus Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. (Foto: Arga Nur Wahid)
Surabaya, HeadlineJatim.com – Suasana duka menyelimuti keluarga besar PDI Perjuangan di Surabaya dan Jawa Timur. Ketua DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya periode 2019–2024, Adi Sutarwijono, telah berpulang, meninggalkan jejak pengabdian panjang bagi partai dan masyarakat Kota Pahlawan.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Deni Wicaksono, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Adi Sutarwijono. Ia menyebut kepergian almarhum sebagai kehilangan besar bagi keluarga besar partai dan masyarakat Surabaya.
“Atas nama keluarga besar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya sahabat sekaligus rekan juang kami, almarhum Adi Sutarwijono,” ujar Deni, Selasa.
Deni mengenang Adi Sutarwijono sebagai sosok pemimpin yang berdedikasi, rendah hati, dan memiliki komitmen kuat dalam memperjuangkan aspirasi rakyat. Selama mengemban amanah sebagai Ketua DPRD Surabaya dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, almarhum dinilai konsisten mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan dan keputusan politik.
“Almarhum adalah pekerja keras, teguh dalam prinsip, dan selalu konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat. Pengabdian serta keteladanan beliau akan selalu menjadi kenangan baik bagi kami dan masyarakat Surabaya,” lanjutnya.
Selain kiprahnya di lembaga legislatif, Adi Sutarwijono juga dikenal dekat dengan kader dan warga. Pendekatan yang sederhana dan terbuka membuatnya mudah diterima di berbagai kalangan, sekaligus memperkuat citranya sebagai pemimpin yang hadir dan mendengar.
Deni juga menyampaikan doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi masa duka.
“Kami berdoa semoga almarhum mendapatkan tempat termulia di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi masa duka yang tidak mudah ini,” tuturnya.
Kepergian Adi Sutarwijono, menurut Deni, menjadi kehilangan besar tidak hanya bagi PDI Perjuangan, tetapi juga bagi masyarakat Surabaya yang selama ini merasakan langsung pengabdian dan perjuangannya.
Adi Sutarwijono lahir di Blitar pada 4 Agustus 1968. Ia menjabat Ketua DPRD Surabaya periode 2019–2024 dan kembali dipercaya untuk periode 2024–2029. Sebelumnya, ia mengawali kiprah legislatif sebagai anggota DPRD Surabaya pada sisa masa jabatan 2009–2014 sejak 2012, kemudian periode 2014–2019. Selain itu, almarhum juga dipercaya memimpin DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya sebagai Ketua periode 2019–2024.






