Ilustrasi dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Surabaya, HeadlineJatim.com – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mulai mematangkan persiapan teknis menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SD dan SMP. Salah satu langkah krusial yang diambil adalah melakukan koordinasi intensif dengan PLN guna menjamin pasokan listrik tetap stabil selama ujian berlangsung.
Kepala Dispendik Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menyatakan bahwa persiapan telah dilakukan sejak jauh hari. Mengingat waktu pelaksanaan yang menyisakan sekitar dua bulan, fokus utama kini beralih pada pemantapan infrastruktur digital.
“Insyaallah, teman-teman di Dinas Pendidikan sudah menyiapkan seluruh rangkaian persiapannya. Semua aspek teknis terus kita matangkan secara bertahap,” ujar Febrina saat ditemui di Surabaya, Selasa (10/2/2026).

Febrina menjelaskan, tantangan utama TKA 2026 adalah sistemnya yang sepenuhnya berbasis komputer (Computer Based Test). Oleh karena itu, kestabilan jaringan internet dan suplai listrik menjadi harga mati bagi kelancaran ujian.
“Kami sudah melakukan pengecekan menyeluruh di setiap sekolah. Mulai dari jumlah komputer yang tersedia, stabilitas jaringan, hingga penghitungan bandwidth agar tidak terjadi down saat ribuan siswa mengakses sistem secara bersamaan,” jelasnya.
Terkait kerja sama dengan PLN, Febrina menegaskan pentingnya antisipasi terhadap potensi pemadaman mendadak. Ia tidak ingin konsentrasi siswa terganggu akibat kendala teknis yang seharusnya bisa dicegah.
“Kami sudah berkoordinasi dan meminta bantuan PLN. Jangan sampai saat anak-anak sedang fokus mengerjakan soal, terjadi gangguan listrik. Ini sangat krusial bagi psikologis siswa dan kredibilitas hasil ujian,” tegas Febrina.
Selain kesiapan alat, Dispendik Surabaya juga memberikan perhatian khusus pada kesiapan mental dan akademik siswa. Febrina mengungkapkan bahwa soal TKA tahun ini mengalami pergeseran karakter, dari yang sebelumnya bersifat hafalan menjadi berbasis literasi dan penalaran.
“Sekarang polanya lebih ke penalaran. Anak-anak dituntut membaca, memahami konteks, baru kemudian merumuskan jawaban. Bukan lagi sekadar menghafal teori,” imbuhnya.
Untuk membiasakan siswa, Dispendik telah meluncurkan program try out dan paket latihan soal yang terintegrasi dalam sistem pembelajaran digital sekolah. Siswa dapat berlatih secara mandiri melalui paket-paket soal yang disusun secara berjenjang.
Jadwal Pelaksanaan TKA 2026
Dispendik juga terus melakukan supervisi ke sekolah-sekolah untuk memastikan tidak ada satuan pendidikan yang kekurangan sarana. Jika ditemukan kendala, pihak dinas akan memfasilitasi solusi secara cepat.
Berdasarkan kalender pendidikan, berikut adalah jadwal pelaksanaan TKA 2026 di Surabaya:
- Jenjang SMP: 6 – 16 April 2026
- Jenjang SD: 20 – 30 April 2026
“Target kami jelas, seluruh siswa bisa mengikuti ujian dengan nyaman dan TKA berjalan lancar tanpa kendala teknis apa pun,” tutup Febrina.






