Polisi Buru Pelaku Begal yang Tewaskan Tante Jenna Anggota Komunitas Motor di Bali

Tangkapan layar Instagram Infodenpasaterkini.id

Badung-Bali, HeadlineJatim.com – Kabar duka menyelimuti jagat otomotif dan masyarakat Bali. Seorang perempuan yang dikenal aktif dalam komunitas motor, Juhaeryah Velina (46) atau yang akrab disapa Tante Jenna, mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (7/2/2026) malam. Ia diduga menjadi korban aksi pembegalan di kawasan Jalan Pengubengan Kauh, Kerobokan Kelod, Kuta Utara.

Read More

Insiden tragis yang menimpa anggota komunitas Honda ADV Indonesia (HAI) Chapter Badung ini memicu keprihatinan mendalam. Masyarakat kini mendesak pihak kepolisian untuk segera mengusut tuntas kasus ini demi menjaga citra Bali sebagai destinasi wisata yang aman.

Informasi dari Instagram Seputarbaliku, Ketua Umum Honda ADV Indonesia, Ali Abel, menjelaskan bahwa peristiwa memilukan ini bermula saat korban baru saja selesai menghadiri rapat dan kegiatan Kopi Darat (Kopdar) bersama klub motornya di The Forum Gallery Cafe.

Sekitar pukul 22.27 WITA, korban berkendara seorang diri menuju kediamannya di daerah Legian. Namun, saat melintasi lokasi kejadian yang cenderung sepi, korban diduga diserempet oleh dua orang tidak dikenal yang berboncengan motor. Berdasarkan informasi dari saksi mata dan rekaman CCTV di sekitar lokasi, pelaku disinyalir mencoba menjambret tas korban hingga menyebabkan korban kehilangan kendali dan menabrak tiang listrik.

Penjelasan Pihak Kepolisian

Menanggapi peristiwa tersebut, aparat penegak hukum langsung mengambil langkah tegas. Dilansir dari laman Tribun-bali.com, Kapolsek Kuta Utara, AKP I Ketut Agus Pasek Sudiana, menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat melakukan olah TKP dan pengumpulan bukti.

“Kami langsung melakukan penelusuran CCTV dan memintai keterangan saksi-saksi. Hingga saat ini tim gabungan Polsek Kuta Utara dan Polres Badung masih melakukan penyelidikan intensif agar kasus ini segera terungkap,” ujar AKP I Ketut Agus Pasek Sudiana.

Imbauan Keamanan bagi Pengendara

Meningkatnya kerawanan di jalanan memicu imbauan luas bagi masyarakat Bali, terutama bagi mereka yang sering berkendara di malam hari. Pengendara diminta untuk selalu waspada karena adanya indikasi komplotan begal yang menyasar target spesifik seperti wanita, wisatawan, hingga pengendara yang lengah.

Warga disarankan untuk tidak menggunakan tas selempang secara mencolok, menghindari jalanan sepi, dan selalu memastikan keamanan barang bawaan di dalam bagasi motor. Harapan besar tertuju pada pihak kepolisian agar pelaku segera diringkus guna mengembalikan rasa aman di Pulau Dewata.

Related posts