GRESIK, HeadlineJatim.com – Benar kata orang, kejahatan itu terjadi bukan cuma karena ada niat, tapi karena ada kesempatan. Nasib kurang beruntung dialami Wildan (25), penjaga Toko Sembako Sahabat di kawasan Tlogopojok, Gresik. Niatnya merem bentar karena capek, eh tokonya malah disatroni maling pada Minggu (18/1/2026) dini hari.
Wildan yang aslinya warga Sumenep ini nggak nyangka kalau momen “deep sleep”-nya di kursi penjaga bakal jadi pintu masuk buat si pelaku. Pas dia bangun jam 4 pagi, Wildan langsung shock karena barang-barang berharganya sudah nggak ada di tempat alias raib.
Nggak cuma HP yang diambil, tapi satu tas isi uang tunai sebesar Rp16,9 juta juga dibawa kabur. Kalau ditotal sama dua unit smartphone (OPPO & Vivo) yang hilang, Wildan harus menelan kerugian sekitar Rp20 juta. Auto panik, dia pun langsung bikin laporan ke Polsek Gresik Kota.
Nggak butuh waktu lama buat polisi beraksi. Berbekal rekaman CCTV di sekitar lokasi, tim Reskrim Polsek Gresik Kota bareng Resmob Polres Gresik langsung melakukan tracking.
Hasilnya? Kurang dari 24 jam, pelaku berinisial F (42) berhasil diringkus di area Alun-alun Gresik jam 5 sore. Plot twist-nya, ternyata pelaku adalah seorang residivis (pemain lama) yang tinggalnya juga nggak jauh dari lokasi toko.
Kapolsek Gresik Kota, Iptu M. Kevin Ramadhan, mengonfirmasi kalau beberapa barang bukti sudah disita dari tangan pelaku, di antaranya Sisa uang tunai hasil curian (tinggal Rp4 juta), dua unit smartphone milik korban, motor Yamaha Mio yang dipakai pelaku buat operasional serta outfit saat beraksi (kaos kuning dan sarung).
“Pelaku sekarang sudah di- hold di Polsek Gresik Kota. Dia bakal kena jeratan Pasal 477 KUHP tentang pencurian,” jelas Iptu Kevin.
Kejadian ini jadi reminder keras buat para pemilik usaha atau penjaga toko buat nggak kendor pengawasannya, apalagi di jam-jam rawan. Jangan sampai “merem dikit, barang melilit”. Stay safe and stay alert, guys!






