Tangkapan layar video viral dua anak bermain di jalur rel kereta api di Desa Durungbedug, Kecamatan Candi.
Sidoarjo, Headlinejatim.com– Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan video viral yang menunjukkan aksi berbahaya dua orang anak di jalur kereta api. Dalam rekaman tersebut, kedua bocah tampak berada sangat dekat dengan rangkaian kereta yang sedang melintas di Desa Durungbedug, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.
Merespons kejadian yang membahayakan nyawa tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya langsung mengambil langkah cepat. Pada Rabu (31/12/2025), tim KAI meninjau lokasi kejadian untuk memastikan keamanan jalur dan melakukan koordinasi dengan perangkat desa setempat.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pihaknya telah menemui keluarga dari anak-anak yang ada dalam video tersebut. KAI memilih melakukan pendekatan secara persuasif dan humanis daripada jalur hukum.
“Kami bersyukur peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. KAI menindaklanjuti kejadian ini dengan fokus pada edukasi kepada keluarga dan lingkungan sekitar mengenai risiko besar berada di jalur kereta api,” ujar Mahendro dalam keterangan resminya.
Mahendro menegaskan bahwa jalur kereta api merupakan area steril yang bukan diperuntukkan bagi aktivitas warga, apalagi tempat bermain. Selain membahayakan keselamatan perjalanan kereta, keberadaan warga di jalur rel juga melanggar regulasi yang berlaku.
KAI Daop 8 Surabaya kini menggandeng tokoh masyarakat dan perangkat desa di wilayah Candi untuk memperkuat sosialisasi keselamatan.
“Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Kami mengetuk pintu hati para orang tua untuk lebih ketat mengawasi anak-anaknya. Jangan biarkan mereka beraktivitas di sekitar rel karena risikonya adalah nyawa,” tegas Mahendro.
Pihak KAI berharap kejadian di Durungbedug ini menjadi pelajaran berharga bagi warga di sepanjang perlintasan kereta api. KAI juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu di perlintasan sebidang dan tidak melintas di sembarang titik demi menjaga keamanan bersama.






