Gresik, headlinejatim.com — PLN UP3 Gresik kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas dengan menyelenggarakan Pelatihan Terapi Tangan Cahaya bagi para terapis pijat tunanetra. Kegiatan ini bekerja sama dengan Sanggar Al-Ikhlas Gresik, yang selama ini menjadi wadah pengembangan keterampilan bagi para tunanetra di wilayah setempat.
Pelatihan ini memberikan materi teknik pijat Bioenergi, pendekatan pengobatan komplementer yang didasarkan pada gagasan bahwa sentuhan, atau bahkan tanpa sentuhan, dapat menyeimbangkan sistem energi pribadi atau biofield seseorang. Diharapkan para peserta dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga lebih siap bersaing dalam dunia kerja.
Ketua YBM PLN UP3 Gresik ,Muhamad Arifin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang berkelanjutan. Dan penyaluran bantuan perlengkapan pijat sebagai fasilitas pendukung agar dapat bekerja lebih nyaman dan profesional dalam melayani pelanggan.
“Kami ingin memastikan bahwa para penyandang tunanetra memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Lewat pelatihan Terapi Tangan Cahaya ini, kami berharap peserta dapat meningkatkan keterampilan dan memperoleh peluang kerja yang lebih luas,” ujarnya.
Perwakilan Sanggar Al-Ikhlas Gresik juga mengapresiasi kolaborasi ini. “Program seperti ini sangat dibutuhkan. Selain meningkatkan kemampuan, pelatihan ini juga menumbuhkan rasa percaya diri bagi para tunanetra untuk tampil sebagai terapis yang profesional,” jelas Sufiah
Sementara itu Manajer PLN UP3 Gresik, Suhandopo, menyampaikan apresiasinya atas semangat peserta dalam meningkatkan ketrampilan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan saudara-saudara kita penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berdaya secara ekonomi. Pelatihan terapi tangan cahaya ini bukan hanya peningkatan ketrampilan teknis, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial PLN untuk mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat,” terangnya
Salah satu peserta pelatihan, Nyono, merasa sangat terbantu dengan materi yang diberikan. “Saya sudah lama bekerja sebagai terapis pijat, tetapi pelatihan ini membuat saya semakin percaya diri. Teknik yang diajarkan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pijatan kami,” ungkapnya.
Pelatihan Terapi Tangan Cahaya ini menjadi bagian dari program pemberdayaan YBM PLN yang berfokus pada peningkatan keterampilan dan penguatan ekonomi masyarakat rentan, termasuk para penyandang disabilitas di Kabupaten Gresik.






