Ilustrasi oleh tim grafis.
LUMAJANG, HeadlineJatim.com – Kabupaten Lumajang menunjukkan performa ekonomi yang solid di tengah dinamika global. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mengalami peningkatan signifikan sebesar 0,83 persen dalam satu tahun terakhir, memperkuat arah pembangunan yang stabil dan inklusif hingga ke tingkat akar rumput.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah yang pada 2024 berada di angka 4,52 persen, kini meroket menjadi 5,35 persen. Capaian ini diklaim sebagai hasil kolaborasi antara Pemerintah Pusat, pelaku usaha, dan partisipasi aktif masyarakat.
”Ini menunjukkan Lumajang tetap dipercaya dan mampu tumbuh tangguh di tengah ketidakpastian global. Peningkatannya mencapai 0,83 persen menjadi 5,35 persen,” ujar Bupati yang akrab disapa Bunda Indah dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Lumajang atas dasar harga berlaku mencapai Rp43,06 triliun. Secara historis, ekonomi Lumajang menunjukkan tren pemulihan konsisten sejak mengalami kontraksi pada 2020 akibat pandemi.
”Tahun 2021 kita bangkit di angka 3,14 persen, lalu berjalan stabil di kisaran 4 persen, hingga kini menunjukkan akselerasi yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur,” imbuh Bunda Indah.
Pertumbuhan tahun ini ditopang oleh beberapa sektor strategis. Sektor pengadaan air mencatat kenaikan tertinggi sebesar 12,95 persen, disusul sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 7,66 persen, serta sektor pertambangan dan penggalian di angka 7,22 persen.
Bupati menegaskan, pertumbuhan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan terlihat nyata dari meningkatnya aktivitas pasar dan permintaan produk lokal yang semakin kuat. Salah satu pendorong utamanya adalah program makan bergizi gratis yang memberdayakan produksi pangan lokal.
”Kebutuhan bahan pangan seperti tempe, telur, ayam, dan hasil tani meningkat karena disuplai langsung dari produksi lokal Lumajang. Ini memperkuat perputaran uang di dalam daerah,” jelasnya.
Melalui kebijakan berbasis potensi lokal, Pemerintah Kabupaten Lumajang optimis ekonomi daerah akan semakin kokoh ke depannya. Fokus pemerintah tetap pada pemerataan pertumbuhan agar dampak kesejahteraan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
”Dengan ekonomi yang terus membaik, kami yakin Lumajang akan semakin mandiri dan memberikan dampak luas bagi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.






