Penanganan Longsor Gumitir Diperkuat, Relawan Dibekali Perlengkapan Keselamatan

BANYUWANGI, HeadlineJatim.com– Penanganan dampak longsor di jalur Gunung Gumitir terus diperkuat. Selain pengamanan dan pengaturan lalu lintas, relawan yang turut membantu di lokasi kini mendapatkan perlengkapan keselamatan guna menunjang aktivitas mereka di lapangan.

Diketahui, peristiwa jalan amblas terjadi di Jalur Nasional KM 238, tepatnya di bawah Patung Gandrung, Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 14.37 WIB. Kejadian ini sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung Banyuwangi–Jember.

Read More

Sejak kejadian, penanganan dilakukan dengan sistem buka-tutup arus kendaraan untuk mengantisipasi kemacetan dan mengurangi risiko kecelakaan. Dalam pelaksanaannya, petugas kepolisian turut dibantu relawan yang berjaga selama 24 jam di lokasi.

Sebagai bentuk dukungan atas peran tersebut, Polsek Kalibaru memberikan perlengkapan keselamatan berupa rompi dan senter lalu lintas kepada para relawan. Penyerahan dilakukan langsung oleh Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Aipda Aries Prasetiyanto, didampingi Bhabinkamtibmas Desa Kalibarumanis, Brigpol Zerier.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian sekaligus apresiasi terhadap relawan yang telah berkontribusi menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi para relawan di Jalur Gumitir yang tanpa kenal lelah membantu pengaturan lalu lintas di tengah kondisi yang cukup berisiko,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, keberadaan relawan sangat membantu tugas kepolisian dalam memastikan arus lalu lintas tetap berjalan di tengah situasi darurat.

“Peran relawan ini sangat penting, karena mereka turut membantu menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna jalan yang melintas,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemberian rompi dan senter bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari upaya nyata untuk melindungi relawan saat bertugas di lapangan.

“Kami ingin memastikan para relawan ini juga terlindungi. Dengan perlengkapan keselamatan seperti rompi reflektif dan senter, mereka akan lebih terlihat oleh pengendara, terutama pada malam hari atau saat kondisi cuaca buruk,” katanya.

Rofiq juga menekankan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan di lapangan, baik bagi petugas maupun relawan.

“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengingatkan agar seluruh relawan tetap mengutamakan safety first, tidak memaksakan diri, dan selalu berkoordinasi dengan petugas di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyebut sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanganan situasi darurat seperti bencana longsor di jalur Gumitir.

“Kolaborasi seperti ini harus terus kita jaga. Sinergi antara Polri dan masyarakat terbukti efektif dalam menjaga keamanan, keselamatan, serta kelancaran arus lalu lintas,” imbuhnya.

Sementara itu, Plh Kapolsek Kalibaru, Iptu Alam Nuswantoro, menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah relawan merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kebersamaan di lapangan.

“Sinergi yang terbangun ini memberikan dampak positif, terutama dalam memastikan keselamatan masyarakat yang melintas di jalur rawan longsor,” tuturnya.

Dengan adanya dukungan perlengkapan keselamatan ini, diharapkan para relawan dapat menjalankan tugas dengan lebih aman, sekaligus membantu menjaga kelancaran arus lalu lintas di jalur Gumitir yang masih dalam penanganan.

Related posts