PAMEKASAN, HeadlineJatim.com— Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah IV Pamekasan menerima penyerahan sukarela satu ekor satwa liar jenis landak jawa dari warga Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Selasa (7/4/2026). Satwa tersebut kini diamankan untuk menjalani proses rehabilitasi sebelum dilepasliarkan.
Kasi KSDA Wilayah IV Pamekasan, Asep Hawim Sudrajat, menyampaikan bahwa penyerahan tersebut merupakan bagian dari upaya penyelamatan satwa liar di wilayah kerjanya.
“Pada hari ini, Selasa tanggal 7 April 2026, berlokasi di Kantor Seksi KSDA Wilayah IV Pamekasan, kami menerima penyerahan sukarela dari warga Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan berupa satu ekor satwa liar jenis landak jawa,” ujar Hawim dalam pernyataan resminya.
Ia menjelaskan, berdasarkan kronologi yang diterima, sekitar satu bulan lalu seorang petani menemukan tiga ekor landak jawa di area tegalan sekitar Dusun Tobalan, Kecamatan Waru. Ketiga satwa tersebut kemudian dibawa pulang dan dirawat di rumah.
Namun, seiring berjalannya waktu, dua ekor landak dilaporkan mati dan hanya menyisakan satu ekor yang bertahan hidup.
Informasi tersebut kemudian diketahui oleh seorang warga bernama Wahyu, yang selanjutnya melakukan sosialisasi kepada pihak yang merawat satwa terkait status perlindungan landak jawa. Setelah memahami hal tersebut, Wahyu berinisiatif menyerahkan satwa yang tersisa kepada petugas KSDA.
“Melihat kejadian ini, saudara Wahyu berinisiatif untuk menyerahkannya kembali melalui kami di Pamekasan,” jelasnya.
Dari hasil penilaian awal, Hawim mengungkapkan bahwa satwa tersebut menunjukkan perilaku yang relatif jinak, sehingga memerlukan penanganan khusus sebelum dilepasliarkan kembali ke habitatnya.
“Penilaian perilaku sekilas, satwa dimaksud cukup jinak dan memerlukan rehabilitasi lanjutan. Kami khawatir jika langsung dilepasliarkan akan kembali ke pemukiman karena sudah terbiasa dengan keberadaan manusia,” ungkapnya.
Saat ini, landak jawa tersebut diamankan di kandang transit sementara di Pamekasan. Selanjutnya, satwa tersebut direncanakan akan dikirim ke kandang transit Wildlife Rescue Unit (WRU) di Sidoarjo pada kesempatan pertama untuk menjalani rehabilitasi lanjutan.
Hawim menegaskan, langkah penyerahan sukarela ini menjadi bagian penting dalam upaya penyelamatan satwa liar serta menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perlindungan satwa dilindungi.






