SURABAYA, HeadlineJatim.com – Di tengah tensi tinggi dan duel sengit babak final four Proliga 2026 Seri Surabaya, satu hal berlangsung nyaris tak terlihat namun krusial: pasokan listrik yang tetap stabil tanpa gangguan.
PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur memastikan seluruh pertandingan yang digelar pada 2–5 April 2026 di Jawa Pos Arena berjalan tanpa satu pun kedip listrik. Keandalan ini menjadi fondasi penting di balik suksesnya delapan laga penuh tensi yang memanjakan pecinta voli nasional.
Selama empat hari pelaksanaan, PLN menyiagakan puluhan personel di titik-titik strategis. Inspeksi jaringan dilakukan secara berkala, diperkuat dengan kesiapan peralatan cadangan berupa genset mobile berkapasitas 250 kVA dan UPS 250 kVA sebagai langkah antisipatif. Skema ini memastikan suplai listrik tetap stabil, bahkan saat pertandingan memasuki momen-momen krusial hingga set penentuan.

Di lapangan, atmosfer pertandingan berlangsung semarak. Delapan laga final four menghadirkan persaingan ketat yang memacu adrenalin penonton.
Di sektor putra, Jakarta Bhayangkara Presisi tampil dominan dengan memimpin klasemen sementara usai mengoleksi 6 poin tanpa kehilangan satu set pun. Mereka dibayangi ketat oleh Jakarta LavAni Livin Transmedia di posisi kedua dengan poin yang sama, meski sempat kehilangan satu set saat menundukkan Surabaya Samator dengan skor 3-1.
Sementara di sektor putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menunjukkan konsistensi impresif. Tim yang diperkuat Shella Bernadetha dan rekan-rekannya kokoh di puncak klasemen dengan raihan 6 poin tanpa kehilangan set, mempertegas status sebagai kandidat kuat menuju grand final.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menegaskan bahwa keandalan listrik menjadi faktor penentu dalam mendukung kelancaran event berskala nasional.
“Dengan pengecekan menyeluruh, kesiapsiagaan personel, serta dukungan peralatan cadangan, seluruh rangkaian final four Proliga di Surabaya berlangsung lancar tanpa kendala. Kami berkomitmen menghadirkan suplai listrik yang stabil agar masyarakat dapat menikmati setiap momen pertandingan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Untuk memperkuat keandalan tersebut, PLN juga menerapkan sistem pengamanan berlapis dan menjalin koordinasi erat dengan panitia penyelenggara. Skema ini memastikan setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini, sekaligus menjamin respons cepat dalam kondisi darurat.
Di balik riuh sorak penonton dan panasnya persaingan di lapangan, keberhasilan PLN menjaga listrik tetap “tanpa kedip” menjadi elemen kunci yang membuat pesta voli nasional di Surabaya berjalan tanpa cela.






