Kecelakaan Maut di Gresik, Motor Hangus Terbakar Satu Orang Tewas

GRESIK, HeadlineJatim.com – Jalur tengkorak nasional Pantura Gresik kembali memakan korban. Sebuah kecelakaan maut melibatkan satu unit mobil Toyota Kijang Innova dan tiga sepeda motor terjadi di depan SPBU Desa Tebaloan, Kecamatan Duduksampean, Kabupaten Gresik, pada Jumat pagi (3/4/2026).

​Insiden tragis ini mengakibatkan satu orang pengendara motor tewas di lokasi kejadian, sementara satu unit sepeda motor lainnya hangus terbakar hebat setelah dihantam minibus tersebut.

Peristiwa bermula saat mobil Toyota Kijang Innova yang dikemudikan oleh Endro Jatmiko (53), warga asal Pati, Jawa Tengah, melaju dari arah barat menuju timur. Mobil tersebut mengangkut rombongan keluarga sebanyak delapan orang yang berencana menuju Malang.

Read More

​Nahas, setibanya di depan SPBU Tebaloan, mobil tiba-tiba hilang kendali dan menyapu tiga motor di depannya, yakni Honda Vario, Supra X, dan Honda Beat.

Dalam video amatir yang beredar, terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi dari motor Supra X yang terbakar di tengah jalan, sementara korban lainnya tergeletak tak berdaya.

Tak hanya memicu kebakaran, kerasnya benturan membuat satu unit motor Honda Beat terjepit di kolong mobil hingga terseret sejauh ratusan meter. Mobil baru berhenti setelah terperosok ke dalam tambak milik warga di pinggir jalan raya.

​”Melibatkan empat kendaraan, satu mobil Kijang Innova dan tiga sepeda motor. Satu motor terbakar dan satu lagi terseret sampai masuk ke tambak,” ujar Bripda Muhammad Havid Al Rozak, petugas Satlantas Polres Gresik.

​Korban Tewas dan Luka-luka
Akibat kecelakaan ini, pengendara motor Supra X bernama Ahmad Ridwan, warga Deket, Lamongan, meninggal dunia di tempat akibat luka parah. Sementara dua pengendara lainnya, Mashudi dan Ummu Khoiriyah, mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung dilarikan ke RS Muhammadiyah Lamongan.

Jenazah korban meninggal sendiri dievakuasi ke RS Ibnu Sina Gresik.
​Pengakuan Sopir: Melamun saat Berkendara

Saat dikonfirmasi, sopir Innova, Endro Jatmiko, membantah jika dirinya mengantuk. Ia mengaku dalam kondisi segar karena baru saja beristirahat, namun ia tak menampik jika konsentrasinya terpecah karena melamun.

​”Dari Pati mau ke Malang, isinya delapan orang. Kalau ngantuk tidak, karena saya habis tidur. Tadi itu saya melamun,” aku Endro di hadapan petugas.

​Saat ini, kasus kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Gresik. Polisi telah mengamankan sopir dan mengevakuasi seluruh bangkai kendaraan yang terlibat untuk penyelidikan lebih lanjut.

Related posts