PLN Turun Langsung ke GITET Surabaya, Pastikan Proyek Listrik Bebas Celah

SURABAYA, HeadlineJatim.com – Momentum Idul Fitri tak hanya dimanfaatkan untuk silaturahmi, tetapi juga dijadikan titik penguatan integritas proyek strategis. Hal inilah yang dilakukan PT PLN (Persero) melalui kunjungan langsung Kepala Satuan Pengawasan Internal (KSPI), Sulistyo Biantoro, ke Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kV Surabaya Selatan.

Alih-alih sekadar seremoni, kunjungan ini menjadi “audit lapangan” untuk memastikan proyek kelistrikan di salah satu titik krusial sistem Jawa Timur benar-benar berjalan sesuai prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Read More

Di tengah kebutuhan listrik yang terus meningkat di kawasan industri dan bisnis Surabaya, GITET 500 kV Surabaya Selatan memegang peran vital sebagai tulang punggung stabilitas pasokan. Karena itu, pengawasan langsung dinilai penting untuk memastikan setiap proses pembangunan tidak menyisakan celah persoalan di kemudian hari.

Sulistyo menegaskan, penguatan infrastruktur tidak boleh hanya berorientasi pada penyelesaian fisik proyek, tetapi juga harus dibangun di atas fondasi integritas.

“Setiap rupiah yang diinvestasikan harus bisa dipertanggungjawabkan. Transparansi bukan sekadar prinsip, tetapi keharusan agar proyek ini tepat waktu, tepat mutu, dan berintegritas tinggi,” ujarnya di lokasi.

Menariknya, pengawasan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada progres pembangunan, tetapi juga pada potensi risiko sejak dini. Mulai dari kesesuaian regulasi, efisiensi penggunaan sumber daya, hingga deteksi hambatan proyek menjadi perhatian utama dalam kunjungan tersebut.

General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyebut kehadiran fungsi pengawasan internal justru menjadi penguat moral tim di lapangan. Menurutnya, supervisi tersebut mendorong seluruh pelaksana proyek tetap berada dalam koridor kepatuhan.

“Bagi kami, pengawasan adalah pengingat sekaligus penguat agar seluruh proses berjalan sesuai aturan. Tujuannya bukan hanya menyelesaikan proyek, tetapi memastikan hasilnya benar-benar berdampak bagi peningkatan kualitas layanan listrik,” jelas Hendro.

Lebih jauh, modernisasi GITET ini diproyeksikan memberikan efek langsung pada keandalan listrik di pusat ekonomi Jawa Timur. Stabilitas pasokan listrik dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga daya saing industri dan kenyamanan masyarakat.

Dengan menjadikan momen Lebaran sebagai titik penguatan pengawasan, PLN mengirimkan pesan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan tidak hanya soal percepatan, tetapi juga tentang menjaga kepercayaan publik melalui tata kelola yang bersih dan akuntabel.

Related posts