Mobil Terbakar di Jember, Api Nyaris Lahap Rumah

Kondisi mobil yang terbakar.(Istimewa)

JEMBER, HeadlineJatim.com Kepanikan melanda warga Lingkungan Langsepan, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember. Sebuah mobil Toyota Avanza terbakar hebat pada Senin (30/3/2026) malam.

Read More

Kobaran api yang cepat membesar bahkan nyaris merembet ke bangunan rumah di sekitarnya. Hal ini memicu kepanikan warga yang langsung berupaya memadamkan api secara swadaya sebelum petugas pemadam kebakaran tiba.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Titik api berada di teras depan rumah milik Jupriadi yang berukuran kurang lebih 5×7 meter.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Anggota Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Regu B Mako Pemkab Jember, Yustaniar, petugas menerima informasi kebakaran dari seorang warga bernama Ferdi pada pukul 21.02 WIB.

Selang dua menit kemudian, satu unit mobil pemadam dari Mako Pemkab Jember dengan Regu B langsung diberangkatkan. Kekuatan lima hingga enam personel meluncur menuju lokasi kejadian.

“Kronologi awal kita menerima informasi, sebenarnya informasi ini telat kurang lebih 10 sampai 15 menit. Mungkin warga belum mengetahui nomor Damkar atau belum paham. Namun karena dari video yang kami terima terlihat objek yang terbakar adalah rumah, kami langsung mengantisipasi dan segera berangkat,” ujar Yustaniar saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi pada pukul 21.17 WIB, petugas langsung melakukan pemetaan area kebakaran dan upaya pemadaman. Api yang sebelumnya membesar berhasil dikendalikan sekitar pukul 22.07 WIB. Petugas kemudian melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Dari hasil keterangan sementara yang dihimpun petugas di lapangan, kebakaran diduga bermula saat pemilik rumah tengah memperbaiki mobil. Di saat yang sama, pemilik sedang melakukan penyalinan atau pengeluaran bensin dari tangki.

“Informasi yang kami terima dari pemilik rumah, saat itu sedang perbaikan mobil dan ada aktivitas penyalinan bensin. Kemungkinan terjadi percikan api karena (tutup tangki) bensin terbuka, sehingga memicu kebakaran yang cukup besar,” kata Yustaniar.

Meski sempat membesar dan mengancam bangunan rumah, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp5 juta hingga Rp10 juta. Bagian depan mobil dan sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan akibat terbakar.

Diketahui kebakaran itu terjadi di sekitar rumah warga yang berada di jalur alternatif penghubung antara Jember – Banyuwangi.

Seorang warga yang melintas di lokasi kejadian, Febriyanto (32), mengaku sempat panik saat melihat kobaran api yang cepat membesar.

“Api tiba-tiba sudah besar, warga semua panik karena takut merembet ke rumah lain. Warga langsung ambil air seadanya, berusaha memadamkan sambil menunggu Damkar datang. Alhamdulillah akhirnya bisa dikendalikan,” tuturnya dengan nada prihatin.

Yustaniar juga mengapresiasi kesigapan warga yang turut membantu proses penanganan awal kebakaran. Menurutnya, peran masyarakat sangat membantu dalam mencegah api meluas lebih jauh.

“Kami sangat respek dengan warga yang sigap dan gotong royong. Saat kami tiba, api sudah mulai bisa dikendalikan, sehingga kami fokus pada pendinginan dan memastikan tidak ada titik api lain,” ujarnya.

Penanganan kebakaran ini melibatkan UPT Damkar Mako B bersama masyarakat setempat, tanpa kendala berarti selama proses pemadaman berlangsung. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap pendalaman. Meskipun demikian, dugaan awal mengarah pada percikan api dari bahan bakar yang mudah terbakar saat proses perbaikan kendaraan.

Related posts