Ilustrasi foto dibuat oleh tim grafis.
JEMBER, HeadlineJatim.com– Sebuah video berdurasi satu menit yang memperlihatkan penemuan bayi laki-laki di Kabupaten Jember, Jawa Timur, viral di media sosial. Insiden memilukan ini terjadi di tengah suasana Idulfitri, tepatnya pada hari keempat Lebaran, Selasa (24/3/2026).
Bayi malang tersebut ditemukan dalam kondisi hidup di samping rumah warga di Dusun Krajan 1, Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember, sekitar pukul 16.15 WIB.
Kapolsek Tanggul, AKP Facthurrohman, mengungkapkan bahwa bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang anak kecil yang hendak berangkat mengaji. Saksi kecil itu menaruh curiga pada sebuah bungkusan kain hitam di dekat kediaman Hj. Musiana.
“Saat bungkusan itu dibuka, ternyata berisi bayi laki-laki yang masih lengkap dengan ari-ari menempel. Saksi kemudian melaporkannya kepada warga sekitar bernama Yuliana,” ujar AKP Facthurrohman saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026).
Warga segera mengevakuasi bayi tersebut ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis darurat mengingat kondisinya yang baru saja dilahirkan tanpa pengawasan.
Kondisi Bayi Sehat dan Berat 3 Kilogram
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, bayi laki-laki tersebut dinyatakan dalam kondisi sehat dengan berat badan mencapai 3 kilogram dan panjang 50,2 sentimeter.
Petugas memperkirakan bayi tersebut lahir sekitar pukul 11.30 WIB, hanya beberapa jam sebelum ditemukan warga. Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa kain hitam yang digunakan untuk membungkus bayi tersebut.
“Alhamdulillah kondisinya sehat. Dilihat dari ari-ari yang masih basah, diperkirakan baru lahir beberapa jam sebelum ditemukan,” ungkap Kapolsek.
Polisi Buru Orang Tua Bayi
Saat ini, Unit Reskrim Polsek Tanggul tengah melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Setidaknya empat orang saksi telah dimintai keterangan.
Polisi juga mulai menelusuri data ibu hamil di wilayah Desa Patemon. Berdasarkan pendataan sementara, terdapat dua perempuan yang diketahui hamil di lingkungan tersebut.
“Satu orang sudah melahirkan sebulan lalu dan bayinya ada. Satu lagi statusnya masih hamil. Kami terus melakukan lidik dan pendalaman di lapangan untuk mencari siapa orang tua bayi ini,” pungkas Facthurrohman.
Hingga berita ini diturunkan, bayi laki-laki tersebut masih dalam perawatan intensif di bawah pengawasan tenaga medis dan pihak berwajib.






