Pengunjung KBS sedang bercengkrama dengan jerapah.(Foto: Istimewa)
SURABAYA, HeadlineJatim.com – Kebun Binatang Surabaya kembali membuktikan diri sebagai destinasi wisata unggulan saat momentum libur panjang. Selama periode libur nasional dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri 1447 Hijriah, tercatat sekitar 40 ribu pengunjung memadati kawasan wisata edukatif tersebut hingga Selasa (24/3/2026).
Lonjakan kunjungan didominasi oleh keluarga yang memanfaatkan momen Lebaran untuk berekreasi bersama anak-anak. Selain menikmati suasana libur, para orang tua juga mengajak buah hati mereka mengenal berbagai jenis satwa secara langsung.
Kepala Seksi Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi, menyebut tingginya angka kunjungan menunjukkan bahwa KBS masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk mengisi waktu libur dengan aktivitas yang edukatif dan terjangkau.
“Selama periode libur nasional dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri, tercatat sekitar 40 ribu pengunjung datang ke KBS. Mayoritas adalah keluarga yang ingin mengajak anak-anak melihat dan mengenal satwa secara langsung,” ujarnya.
Menurutnya, pola kunjungan tahun ini menunjukkan kecenderungan menarik. Pengunjung lebih memilih berkeliling area kebun binatang untuk melihat koleksi satwa dibandingkan mencoba berbagai wahana permainan yang tersedia.
“Interaksi langsung dengan hewan menjadi pengalaman yang paling dicari, terutama bagi anak-anak,” tambahnya.
Dari sisi akses, pintu utama dan pintu 12 masih menjadi jalur favorit pengunjung. Sementara itu, keberadaan Tunnel TIJ–KBS juga memberikan kontribusi signifikan terhadap arus masuk, dengan estimasi mencapai 40 hingga 49 persen dari total kunjungan.
Tak hanya wisatawan domestik, suasana Lebaran di KBS juga diramaikan oleh wisatawan mancanegara. Pada hari kedua Lebaran, jumlah pengunjung asing tercatat mencapai ratusan orang hingga akhir masa libur.
Daya tarik lain yang tak kalah memikat adalah kehadiran anakan satwa hasil pengembangbiakan internal. Beberapa di antaranya seperti kapibara, merak, musang, hingga landak menjadi magnet tersendiri, khususnya bagi anak-anak.
“Kehadiran anakan satwa ini menjadi daya tarik tersendiri, apalagi bagi anak-anak yang bisa melihat langsung proses kehidupan satwa,” jelas Lintang.
Meski belum ada penambahan koleksi satwa baru, pihak KBS menegaskan komitmennya dalam menjaga keberlangsungan satwa melalui perawatan dan program pengembangbiakan berkelanjutan.
Upaya tersebut sekaligus memperkuat posisi KBS sebagai destinasi wisata edukatif di Kota Pahlawan yang tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga pengalaman belajar bagi pengunjung dari berbagai kalangan.
Sebagai pelengkap, KBS juga menghadirkan beragam wahana edukatif dan rekreasi seperti Rabbit in Wonderland, gokart, kereta hutan, Bioskop 7 Dimensi, Aquanoctudio Park, Kids Zoo, tunggang gajah dan unta, wisata perahu, Animal Edutainment, Rainbow Park, hingga Glow Interactive Zoo (GIZ), yang semakin memperkaya pengalaman berwisata selama libur Lebaran.






