PLN UP3 Gresik Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447H

Gresik, headlinejatim.com – Dalam rangka memastikan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman dan nyaman, PLN UP3 Gresik melaksanakan siaga kelistrikan selama periode Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H dengan menyiagakan ratusan personel serta peralatan pendukung di berbagai titik strategis di Kabupaten Gresik.

Sebelum pelaksanaan siaga, jajaran manajemen PLN UP3 Gresik juga melakukan audiensi dengan Kapolres Gresik dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik guna memperkuat sinergi pengamanan kelistrikan selama periode Ramadan dan Idul Fitri. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya koordinasi lintas sektor agar sistem kelistrikan tetap andal saat meningkatnya aktivitas masyarakat.

Read More

Manager PLN UP3 Gresik, Suhandopo, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan stakeholder daerah sangat penting untuk memastikan seluruh sistem kelistrikan berjalan aman.

“PLN berkomitmen menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadan dan Idul Fitri. Koordinasi dengan Polres Gresik dan Kejaksaan Negeri Gresik menjadi langkah strategis agar pengamanan kelistrikan berjalan optimal,” ujarnya.

Selama masa siaga, PLN UP3 Gresik menyiapkan 175 personel siaga yang terdiri dari 20 pegawai PLN dan 155 tenaga alih daya yang bertugas selama 24 jam untuk mengantisipasi potensi gangguan kelistrikan. Personel tersebut ditempatkan di berbagai posko siaga serta unit layanan pelanggan di wilayah kerja PLN UP3 Gresik.

Selain personel, PLN juga menyiapkan sejumlah armada dan peralatan pendukung seperti mobil pelayanan teknik (Yantek), motor unit layanan cepat, mobil crane, skylift, hingga genset dan UPS mobile untuk mendukung percepatan penanganan apabila terjadi gangguan listrik.

Sebagai pusat koordinasi, PLN UP3 Gresik juga mengoperasikan 5 posko siaga kelistrikan, yang terdiri dari satu posko utama di UP3 dan empat posko di Unit Layanan Pelanggan (ULP).

Dalam masa siaga Idul Fitri, PLN UP3 Gresik memprioritaskan pengamanan kelistrikan di 16 lokasi penting yang menjadi pusat kegiatan masyarakat, antara lain: 7 rumah ibadah, 1 zona transportasi, 1 zona pertahanan, 1 zona pemerintahan, 3 rumah sakit serta 2 pusat perbelanjaan.

Lokasi-lokasi tersebut mendapat pengamanan berlapis, mulai dari pengawasan posko siaga, personel mobile, hingga penyediaan jalur suplai listrik cadangan.

Dari sisi kesiapan sistem, PLN memastikan pasokan listrik di wilayah kerja UP3 Gresik dalam kondisi aman. Sistem kelistrikan memiliki daya mampu sebesar 1.237 MW dengan proyeksi beban puncak sekitar 504 MW, sehingga masih tersedia cadangan daya yang cukup untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan listrik selama periode Ramadan dan Idul Fitri.

Sistem kelistrikan tersebut didukung oleh tiga subsistem utama yaitu Subsistem Gresik, Subsistem Krian, dan Subsistem Ngimbang, serta sistem kelistrikan isolated di Kepulauan Bawean. PLN UP3 Gresik juga menerapkan sejumlah strategi pengamanan kelistrikan, antara lain: koordinasi intensif dengan stakeholder daerah, pemetaan ulang lokasi rumah ibadah dan pusat keramaian, sistem komunikasi cepat antarpetugas melalui posko dan command center, hingga monitoring sistem distribusi secara real time.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, PLN berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan.

“PLN berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan hari kemenangan dengan tenang. Seluruh personel kami siaga penuh untuk menjaga keandalan listrik di Gresik,” tutupnya./adv

Related posts