BANYUWANGI, Headlinejatim.com– Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, diserbu wisatawan dan pemudik pada Rabu (18/3/2026) siang. Antrean kendaraan mengular, bahkan sebagian pengguna jasa harus menunggu hingga tiga jam sebelum bisa menyeberang ke Bali.
Pantauan di lokasi, deretan mobil pribadi, bus pariwisata, hingga kendaraan logistik memadati area parkir pelabuhan. Lonjakan terjadi beberapa jam jelang penutupan total penyeberangan dalam rangka Hari Raya Nyepi.
Para pengguna jasa terpaksa “parkir berjamaah” sambil menunggu giliran masuk kapal. Meski antrean panjang, arus kendaraan dari arah Banyuwangi ke Bali masih terus berdatangan.
Menariknya, sebagian wisatawan justru sengaja memilih menyeberang saat momen Nyepi. Mereka ingin menikmati suasana Bali yang lebih tenang.
“Memang sengaja ke Bali pas Nyepi, biar lebih sepi dan nggak terlalu ramai seperti musim liburan biasa,” ujar Galih, wisatawan asal Malang.
Selain wisatawan, arus juga dipadati warga Bali yang hendak pulang kampung untuk merayakan Nyepi. Sementara dari arah sebaliknya, bus-bus pariwisata kosong tampak antre untuk menjemput pemudik dari Pulau Dewata.
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto yang turun langsung ke lokasi menyebut lonjakan kendaraan menjelang penutupan pelabuhan merupakan hal yang sudah diprediksi.
“Memang ada peningkatan arus menjelang penutupan. Ini karena masyarakat memanfaatkan waktu terakhir untuk menyeberang,” ujarnya.
Nanang memastikan pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan.
“Kami sudah siapkan *buffer zone* dan pola pengaturan kendaraan agar antrean tidak sampai mengganggu jalur utama,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan.
“Kami harap pengguna jasa tetap sabar dan mengikuti pengaturan yang ada, sehingga semua bisa berjalan aman dan lancar,” pungkasnya.
Berdasarkan data produksi per Selasa (17/3/2026), tercatat sebanyak 3.179 kendaraan menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk. Jumlah tersebut didominasi kendaraan roda empat atau lebih sebanyak 2.678 unit, sementara roda dua mencapai 501 unit.
Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 19.980 orang, dengan rincian 19.294 penumpang dalam kendaraan dan 686 pejalan kaki.
Sebaliknya, arus dari Bali ke Jawa justru lebih tinggi. Dari Pelabuhan Gilimanuk tercatat 25.992 kendaraan dengan total 81.371 penumpang dalam 24 jam terakhir.
Secara kumulatif sejak H-10, penyeberangan Jawa-Bali mencapai 168.653 penumpang dan 32.759 kendaraan. Sementara dari Bali ke Jawa tercatat 390.506 penumpang dengan 123.779 kendaraan.
Untuk mengantisipasi lonjakan, ASDP mengoperasikan puluhan kapal. Tercatat sebanyak 55 armada disiagakan, dengan 35 kapal aktif melayani penyeberangan di tujuh pasang dermaga.
Sebagai informasi, penyeberangan lintas Ketapang-Gilimanuk akan ditutup mulai Rabu (18/3/2026) pukul 17.00 WIB hingga Jumat (20/3/2026) pukul 06.00 WIB. Penutupan dilakukan untuk menghormati pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Bali.






