Mudik Aman, 15 Bus Gratis Diberangkatkan dari Kantor Pemkab Gresik

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat meninjau penumpang mudik gratis. (Istimewa)

Gresik, HeadlineJatim.com – Sebanyak 750 warga mengikuti program Mudik Gratis 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama jajaran Forkopimda menggunakan 15 unit bus dari halaman Kantor Pemkab Gresik, Rabu pagi (18/3/2026).

Read More

Program ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang hendak pulang kampung saat momen Lebaran.

Pelepasan ratusan pemudik dilakukan dengan pengawalan ketat petugas guna memastikan kelancaran arus lalu lintas. Selain itu, program ini juga bertujuan menyediakan transportasi yang aman sekaligus menekan risiko kecelakaan di jalan raya.

Turut hadir dalam pelepasan tersebut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan mudik tahun ini. Ia mengimbau masyarakat agar memilih transportasi massal seperti bus dibandingkan menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh.

“Keselamatan adalah yang utama. Dengan adanya fasilitas bus ini, kami berharap risiko kecelakaan lalu lintas dapat ditekan. Kami juga memastikan seluruh armada telah melalui pengecekan kelaikan jalan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam melayani kebutuhan masyarakat, khususnya saat Lebaran.

“Kami ingin memastikan warga Gresik dapat mudik tanpa beban biaya, namun tetap mendapatkan fasilitas yang layak dan nyaman,” tuturnya.

Sebanyak 750 pemudik diberangkatkan menggunakan 15 armada bus yang melayani tujuh rute tujuan di wilayah Jawa Timur. Rute tersebut disesuaikan dengan domisili tujuan mayoritas peserta mudik, yaitu:

Tepat pukul 08.00 WIB, jajaran Forkopimda secara simbolis melepas keberangkatan bus dengan pengibaran bendera (flag off). Satu per satu bus kemudian meninggalkan lokasi dengan pengawalan kepolisian hingga menuju jalur utama.

Melalui program ini, Pemkab Gresik berharap dapat membantu mengurai kepadatan arus mudik sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat hingga tiba di kampung halaman.

Related posts