Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Instruksikan RW Aktifkan Poskamling dan Terapkan One Gate System.
Surabaya, HeadlineJatim.com – Menjelang arus mudik Lebaran, Wali Kota Surabaya, , meminta pengurus Rukun Warga (RW) di seluruh wilayah kota untuk meningkatkan pengamanan lingkungan. Salah satu langkah yang ditekankan adalah mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) serta menerapkan sistem satu pintu atau one gate system selama masa libur Lebaran.
Instruksi tersebut disampaikan Eri usai memimpin apel kesiapsiagaan pada Senin (16/3/2026). Ia menilai penguatan keamanan di tingkat lingkungan sangat penting, terutama untuk mengantisipasi rumah kosong yang ditinggalkan pemiliknya saat mudik.
Eri mengimbau warga yang akan pulang kampung agar terlebih dahulu melapor kepada ketua RW setempat. Dengan begitu, aparat keamanan seperti Bhabinkamtibmas dan Babinsa dapat mengetahui rumah mana saja yang tidak berpenghuni sehingga dapat dilakukan pemantauan secara berkala.
Menurutnya, koordinasi antara warga dan pengurus lingkungan menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan kawasan permukiman selama periode mudik.
Selain itu, Eri juga meminta setiap RW membatasi akses keluar masuk kawasan dengan menerapkan sistem satu pintu. Kebijakan ini bertujuan untuk memudahkan pengawasan serta mengurangi potensi masuknya orang yang tidak berkepentingan ke dalam lingkungan warga.
“Jika akses masuk hanya melalui satu pintu, pengawasan akan lebih mudah dilakukan oleh petugas keamanan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, upaya pengamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab warga. Pemerintah kota bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) seperti camat, kapolsek, dan danramil juga akan melakukan patroli ke sejumlah pos keamanan di tingkat RW.
Patroli tersebut dilakukan untuk memastikan poskamling aktif serta komunikasi dengan pihak kepolisian tetap berjalan baik.
Di sisi lain, Pemerintah Kota Surabaya juga tetap menyiagakan posko bencana di sejumlah titik. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.
Sementara itu, pengamanan di wilayah perbatasan kota akan tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya tanpa membatasi mobilitas masyarakat yang keluar maupun masuk ke Surabaya.
Pemkot berharap berbagai langkah tersebut mampu menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif selama masa libur Lebaran, baik bagi warga yang mudik maupun yang tetap berada di Surabaya.






