Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, saat meninjau langsung lokasi ledakan di Masjid Raya Pesona.(Foto: Muhammad Hatta)
Jember, HeadlineJatim.com – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, meninjau langsung lokasi ledakan di Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Raya Regency, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, pada Selasa (17/3/2026) dini hari.
Kedatangan Kapolda sekitar pukul 02.30 WIB tersebut bertujuan untuk memantau proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan secara maraton oleh Tim Penjinak Bom (Jibom) Brimob Polda Jatim hingga waktu subuh.
Penyelidikan Intensif Melibatkan Tim Jibom
Hingga Selasa pagi, area masjid masih dijaga ketat dan dinyatakan dalam status quo. Tim Jibom yang didatangkan khusus dari Surabaya terus menyisir area dekat tempat wudhu laki-laki untuk mengidentifikasi material pemicu ledakan yang terjadi saat salat Tarawih, Senin malam.
Kapolda Jatim terlihat berkoordinasi intensif dengan Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra, di titik pusat ledakan. Meski berada di lokasi hingga proses identifikasi berjalan, Kapolda belum memberikan keterangan resmi dan masih menunggu hasil utuh dari tim ahli di lapangan.
Polisi Pastikan Nihil Korban Jiwa
Terkait simpang siur informasi mengenai korban, Kapolsek Patrang, AKP Suparman, memberikan klarifikasi tegas. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam insiden yang menggemparkan warga Patrang tersebut.
“Untuk korban dipastikan nihil. Tidak ada. Informasi mengenai adanya korban itu kami pastikan nihil,” tegas AKP Suparman saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Sebelumnya, sempat beredar informasi adanya seorang jemaah yang dilarikan ke RSD dr. Soebandi karena mengalami gangguan pendengaran akibat kerasnya dentuman. Namun, pihak kepolisian menyatakan bahwa secara keseluruhan tidak ada korban yang mengalami cedera fisik serius akibat material ledakan.
Kronologi dan Dampak Kerusakan
Ledakan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ketika puluhan jemaah tengah melaksanakan rakaat ke-14 salat Tarawih. Takmir Masjid Raya Pesona, Muhammad Fadil, menyebutkan suara ledakan terdengar hingga ke kampung sebelah.
“Dampaknya merusak beberapa bagian masjid, seperti plafon yang runtuh, etalase buku yang hancur, hingga bagian roster dinding di dekat tempat wudhu,” jelas Fadil.
Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, menambahkan bahwa sterilisasi lokasi akan terus dilakukan hingga area benar-benar dinyatakan aman untuk aktivitas ibadah kembali.
“Kami sudah memasang perimeter dan mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat. Tim sedang bekerja keras mengungkap jenis material yang memicu ledakan ini,” pungkasnya.






