Jember, HeadlineJatim.com – Penyelidikan kasus ledakan di Masjid Raya Pesona, Kelurahan Patrang, Kabupaten Jember, memasuki babak baru. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, turun langsung meninjau proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berlangsung hingga Selasa (17/3/2026) pagi.
Pantauan di lapangan, Kapolda Jatim tiba di lokasi sekitar pukul 02.30 WIB didampingi jajaran pimpinan Polda Jatim. Kehadiran orang nomor satu di kepolisian Jawa Timur ini untuk memastikan proses investigasi berjalan maksimal guna mengungkap penyebab pasti dentuman keras yang terjadi saat salat Tarawih, Senin malam.
Tim Jibom Brimob Polda Jatim Sisir Lokasi
Guna memperkuat penyelidikan, tim Penjinak Bom (Jibom) dari Brimob Polda Jawa Timur didatangkan langsung dari Surabaya. Tim ahli ini mulai melakukan penyisiran intensif di area yang diduga menjadi titik nol ledakan, yakni sebuah lemari besi di dekat tempat wudhu laki-laki.
Hingga pukul 05.35 WIB, personel Jibom masih terlihat melakukan pemeriksaan detail dan mengumpulkan material sisa ledakan untuk diuji lebih lanjut.
“Saat ini posisi masih status quo. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekat ke perimeter ledakan demi keamanan. Investigasi mendalam sedang dilakukan bersama tim teknis,” ujar Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma.
Jam Dinding Berhenti di Rakaat ke-14
Insiden yang menggemparkan warga Perumahan Pesona Raya Regency ini terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Takmir masjid, Muhammad Fadil, menyebutkan bahwa ledakan terjadi saat jemaah sedang khusyuk melaksanakan salat Tarawih.
“Kejadiannya akurat pukul setengah delapan malam. Itu terlihat dari jam dinding di dalam masjid yang langsung mati dan berhenti berdetak sesaat setelah ledakan terjadi. Kira-kira saat rakaat ke-14,” ungkap Fadil.
Ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan pada plafon masjid, etalase buku, hingga bagian roster dinding. Meskipun sumber ledakan diduga berasal dari lemari besi yang sudah lama tidak terpakai, polisi masih enggan berspekulasi mengenai motif maupun jenis bahan yang meledak.
Koordinasi Intensif Kapolda dan Kapolres
Di lokasi kejadian, Irjen Pol Nanang Avianto tampak berkoordinasi intensif dengan Kapolres Jember, AKBP Bobby A. Condroputra. Kapolda memantau setiap tahapan penyisiran yang dilakukan oleh tim Puslabfor dan Jibom.
Hingga berita ini diunggah, area Masjid Raya Pesona masih disterilisasi dan dijaga ketat oleh personel bersenjata lengkap. Polisi berjanji akan memberikan keterangan resmi segera setelah hasil olah TKP dan pemeriksaan laboratorium selesai dilakukan.
Guna menjaga situasi tetap kondusif di bulan Ramadan, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi spekulatif yang belum terverifikasi kebenarannya.






