Kalapas Surabaya Pimpin Kerja Bakti dan Gerakan 3M di Lingkungan Masjid Lapas Porong

Sidoarjo, Headlinejatim.com – Memasuki pekan terakhir bulan suci Ramadhan 1447 H, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Surabaya memimpin langsung aksi kerja bakti massal di lingkungan Masjid Roudlotul Ulum dan area rumah dinas Lapas Porong, Minggu (15/3/2026).

​Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian jajaran Lapas Kelas I Surabaya terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan, terutama mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Sidoarjo.

Read More

​Kalapas Kelas I Surabaya, Sohibur Rachman beserta jajaran nampak bergotong-royong melakukan berbagai aktivitas kebersihan, mulai dari menyapu halaman, mencabuti rumput liar, hingga merapikan tanaman menggunakan alat pemotong rumput di area publik dan tempat ibadah.

Antisipasi DBD melalui Gerakan 3M

​Selain pembersihan area permukaan, fokus utama kegiatan ini adalah mitigasi risiko kesehatan. Petugas secara intensif menjalankan gerakan 3M (Menguras, Menutup, dan Mengubur) pada benda-benda yang berpotensi menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.

​”Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus meningkatkan kewaspadaan. Mengingat saat ini masih musim penghujan, sangat penting bagi kita untuk memastikan tidak ada genangan air yang menjadi sarang nyamuk,” ujar Kalapas.

​Seluruh sampah organik dan anorganik yang terkumpul langsung ditangani agar area sekitar masjid dan hunian dinas tetap terlihat rapi dan sehat. Langkah ini diambil guna memberikan kenyamanan bagi jamaah yang melaksanakan ibadah di penghujung Ramadhan.

Komitmen Lingkungan Sehat secara Berkelanjutan

​Kalapas menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini bukan sekadar kegiatan seremonial di bulan puasa, melainkan bagian dari program berkelanjutan di Lapas Kelas I Surabaya.

​”Kami berharap budaya bersih ini terus terjaga secara konsisten. Lingkungan yang nyaman dan sehat akan memberikan dampak positif bagi kinerja jajaran serta kenyamanan masyarakat sekitar yang memanfaatkan fasilitas masjid,” pungkasnya.

​Dengan lingkungan yang tertata, diharapkan seluruh rangkaian ibadah di pekan terakhir Ramadhan hingga pelaksanaan salat Idul Fitri mendatang dapat berjalan dengan lebih khidmat dan nyaman.

Related posts