Gresik, HeadlineJatim.com – PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur memperkuat lini pelayanan kesehatan menjelang periode mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026. BUMN sektor asuransi sosial ini resmi menjalin kerja sama dengan 359 rumah sakit di seluruh wilayah Jawa Timur guna menjamin penanganan cepat bagi korban kecelakaan lalu lintas.
Langkah strategis ini diambil untuk memastikan setiap pemudik mendapatkan perlindungan dasar yang optimal. Melalui kolaborasi luas tersebut, korban kecelakaan tidak perlu lagi terbebani urusan administrasi awal saat membutuhkan tindakan medis darurat di rumah sakit mitra.
Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Utama Jawa Timur, Dwi Sasono, menegaskan bahwa kecepatan pelayanan menjadi prioritas utama selama masa angkutan Lebaran.
”Kami memastikan pelayanan santunan berjalan cepat dan humanis. Dengan dukungan 359 rumah sakit mitra, proses penjaminan biaya perawatan dapat dilakukan secara real-time melalui aplikasi JRCare,” ujar Dwi Sasono di Gresik, Jumat (13/3/2026).
Selain memperluas jaringan rumah sakit, Jasa Raharja Jatim juga mengerahkan 152 personel yang siaga selama 24 jam penuh. Para petugas ini tersebar di satu Posko Induk Kantor Wilayah, delapan Posko Kantor Cabang, dan lima Posko Kantor Pelayanan untuk memantau situasi lapangan secara intensif.
Sebagai upaya preventif dan penanganan cepat di jalur rawan, Jasa Raharja juga mendirikan empat Pos Pelayanan Terpadu di titik krusial Jawa Timur, meliputi:
- Pos Karanglo (Malang)
- Pos Monumen Soerjo (Ngawi)
- Pos Omah Jowo (Magetan)
- Pos Simpang 3 Suboh (Besuki)
Berdasarkan data performa tahun 2025, Jasa Raharja Jatim telah menyalurkan santunan senilai Rp692 miliar kepada korban kecelakaan lalu lintas. Pencapaian ini menjadi acuan perusahaan untuk terus meningkatkan pelayanan berbasis digital dan kolaborasi lintas instansi.
Dalam kesempatan tersebut, Dwi Sasono juga mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan dan tertib administrasi kendaraan. Ia mengingatkan pentingnya pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan SWDKLLJ sebagai sumber dana jaminan perlindungan bagi pengguna jalan.
”Kolaborasi kuat dengan kepolisian dan mitra strategis adalah fondasi utama. Mari kita jadikan mudik tahun ini sebagai momen bahagia bersama keluarga, bukan duka di jalanan,” tutupnya.






