Khofifah Indar Parawansa meninjau pelaksanaan pasar murah di Lapangan Desa Kaibon, Kabupaten Madiun. (Foto: Istimewa)
Madiun, HeadlineJatim.com – Khofifah Indar Parawansa kembali menggelar program pasar murah guna membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Lebaran. Kegiatan Pasar Murah ke-58 tersebut digelar di Lapangan Desa Kaibon, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Kamis (12/3/2026).
Gubernur Jawa Timur itu menyampaikan bahwa pasar murah menjadi salah satu langkah pemerintah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap dapat mengakses bahan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.
“Pasar murah ini merupakan bagian dari upaya stabilisasi harga dan mendekatkan kebutuhan pokok kepada masyarakat menjelang Idul Fitri,” ujar Khofifah.
Dalam kegiatan tersebut, warga dapat membeli berbagai komoditas dengan harga yang lebih murah, seperti beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, hingga telur ayam ras Rp22.000 per pack.
Selain itu tersedia pula tepung terigu, gula pasir, bawang merah, bawang putih, cabai, hingga daging ayam ras dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga pasar.
Khofifah menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengendalikan inflasi, terutama pada komoditas yang kerap memicu kenaikan harga seperti cabai rawit, ayam ras, dan telur ayam ras.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga terus memastikan ketersediaan stok bahan pokok menjelang Idul Fitri agar masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan kebutuhan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat, di antaranya beras untuk lansia serta telur bagi ibu hamil dan anak-anak sebagai dukungan pemenuhan gizi keluarga.
Tak hanya itu, ia juga memborong produk pelaku UMKM yang turut berpartisipasi dalam pasar murah tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekonomi masyarakat lokal. Produk UMKM tersebut kemudian dibagikan kepada warga yang hadir.
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya kegiatan pasar murah ini, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat. Program ini diharapkan dapat terus membantu masyarakat dalam memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.






