Overload, 100 Bus Mudik Gratis Jatim Diserbu Pendaftar, Armada Tambahan Disiapkan

Kadishub Nyono saat memberikan keterangan. (Istimewa)

Surabaya HeadlineaJatim.com – Program mudik gratis 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan Jawa Timur langsung diserbu pendaftar. Dalam waktu singkat, hampir seluruh kursi dari 100 unit bus dengan kapasitas sekitar 4.000 penumpang yang disiapkan pemerintah nyaris habis terisi.

Read More

Lonjakan peminat ini membuat pemerintah daerah mulai menyiapkan penambahan armada, terutama untuk rute favorit Jakarta–Surabaya yang menjadi jalur paling banyak diburu pemudik.

Kepala Dishub Jatim, Nyono, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis tahun ini sangat tinggi. Kuota penumpang baik untuk rute Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) sudah mendekati batas maksimal.

“Bus yang disiapkan ada 100 unit dengan kapasitas sekitar 4.000 penumpang. Sampai hari ini hampir semuanya sudah habis terisi,” ujarnya.

Untuk rute AKAP Jakarta–Surabaya, Dishub Jatim menyiapkan sekitar 40 bus pulang-pergi yang dijadwalkan berangkat pada 18 Maret 2026 dari kawasan Taman Mini Indonesia Indah di Jakarta.

Sementara itu, keberangkatan bus AKDP menuju berbagai daerah di Jawa Timur dijadwalkan berlangsung pada 19 Maret 2026 dari depan Kantor Dishub Jatim di Surabaya.

Melihat tingginya permintaan, Dishub Jatim membuka kemungkinan menambah sekitar 10 hingga 15 unit bus tambahan, khususnya untuk melayani pemudik dari Jakarta menuju Surabaya yang belum tertampung.

“Masih ada pemudik yang belum tertampung. Kemungkinan akan ditambah sekitar 10 sampai 15 bus lagi,” kata Nyono.

Selain mengangkut penumpang, program ini juga menyediakan layanan pengangkutan sepeda motor bagi pemudik yang ingin membawa kendaraan ke kampung halaman. Total kuota yang disiapkan mencapai 200 unit motor.

Hingga saat ini sekitar 120 kendaraan telah terdaftar, sehingga masih tersedia sekitar 80 kuota yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Untuk memastikan kelancaran arus mudik, Pemprov Jatim juga menyiagakan 8.900 personel serta 45 posko transportasi yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur. Posko tersebut akan berfungsi sebagai pusat pemantauan perjalanan, pelayanan pemudik, hingga penanganan kondisi darurat selama periode mudik Lebaran.

Program mudik gratis ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalur mudik, sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Related posts