Surabaya, HeadlineJatim.com – Bulan Ramadhan identik dengan ibadah puasa dan momen berbagi. Namun di kota besar seperti Surabaya, Ramadan juga identik dengan padatnya agenda buka bersama atau bukber yang digelar oleh kantor, komunitas, hingga pertemanan.
Fenomena ini memunculkan tren baru di kalangan perempuan, menyewa busana elegan khusus untuk menghadiri acara bukber. Permintaan sewa dress hingga tunik modern di Surabaya bahkan disebut melonjak signifikan sepanjang bulan Ramadhan. Bisnis penyewaan busana pun memasuki periode paling sibuk dalam setahun.
Owner jasa penyewaan busana Attire Rent Surabaya, Syafirah, mengatakan lonjakan permintaan sudah terasa sejak awal Ramadhan dan biasanya memuncak saat akhir pekan, ketika banyak acara buka bersama digelar di hotel, restoran, atau kantor.
“Kalau puasa biasanya yang dicari dress panjang buat bukber. Banyak acara di hotel atau kantor-kantor,” kata Syafirah.
“Harga sewanya mulai dari delapan puluh ribu rupiah hingga empat ratus ribu rupiah, untuk per set nya,” imbuhnya.

Menurutnya, busana yang paling banyak disewa selama Ramadhan adalah dress panjang berbahan ringan yang tetap terlihat formal namun nyaman dipakai dalam waktu lama.
Selain dress, model busana tunik dengan bawahan kulot juga cukup diminati karena dianggap praktis dan tetap terlihat sopan untuk menghadiri acara bukber maupun silaturahmi.
“Untuk Ramadhan sama Lebaran biasanya dress. Ada juga yang pilih set atasan dan bawahan seperti tunik karena bisa dipadukan dengan kulot untuk bukber atau silaturahmi,” ujarnya.
Menariknya, tren busana tahun ini juga dipengaruhi momentum perayaan Imlek yang waktunya berdekatan dengan Ramadhan. Hal tersebut membuat beberapa model busana bernuansa cheongsam ikut diminati sebagai pilihan outfit Lebaran yang berbeda dari biasanya.
Lonjakan Pesanan Jelang Lebaran
Jika selama Ramadhan permintaan didominasi kebutuhan outfit bukber, pola penyewaan busana biasanya berubah ketika mendekati Hari Raya Idul Fitri.
Banyak pelanggan memilih melakukan pemesanan jauh-jauh hari agar tidak kehabisan model busana yang diinginkan untuk Lebaran.
Untuk menarik minat pelanggan, sejumlah jasa penyewaan busana juga menghadirkan promo khusus menjelang Lebaran, seperti gratis ongkir area Surabaya dan tambahan masa sewa tanpa biaya.
Busana bahkan bisa dikirim beberapa hari sebelum Lebaran dan baru dikembalikan beberapa hari setelah Hari Raya. Fenomena lain yang cukup menonjol menjelang Idul Fitri adalah tren busana keluarga dengan warna senada. Tidak sedikit pelanggan yang menyewa beberapa potong pakaian sekaligus untuk kebutuhan foto keluarga.
“Kadang satu keluarga pakai warna yang sama tapi modelnya berbeda,” kata Syafirah.
Konsep ini dinilai lebih praktis sekaligus ekonomis dibanding membeli pakaian baru yang kemungkinan hanya digunakan sekali dalam setahun.
Lebih Praktis dan Hemat
Mayoritas pelanggan jasa penyewaan busana di Surabaya berasal dari perempuan usia 20-an hingga ibu-ibu sosialita. Tidak jarang pula kalangan profesional seperti MC, penyanyi, atau pembicara acara yang membutuhkan busana elegan secara mendadak.
Salah satunya Anggita Sari, seorang penyanyi asal Surabaya yang kerap mengisi acara hiburan dalam berbagai agenda buka bersama selama Ramadhan.
Menurutnya, layanan sewa busana sangat membantu karena ia tidak perlu lagi membeli pakaian baru untuk setiap penampilan.
“Tinggal hubungi dan sewa saja, lebih praktis. Karena hampir sebulan penuh saya nyanyi. Kalau beli takutnya nanti hanya dipakai sekali saja,” ujarnya.
Hal serupa dirasakan Auliana yang mengaku mulai menyewa busana setelah mendapat rekomendasi dari temannya. Menurutnya, menyewa busana jauh lebih efisien dibanding harus membuat atau membeli pakaian baru untuk acara tertentu.
“Lumayan mengurangi bujet pengeluaran dan waktu,” katanya.
Di tengah meningkatnya gaya hidup praktis di perkotaan, tren sewa busana diperkirakan akan terus berkembang. Terlebih saat momen sosial seperti Ramadhan dan Lebaran yang dipenuhi berbagai acara silaturahmi dan buka bersama.






