NasDem Usul Fatmawati Jadi Wakil Ketua DPRD Jember Gantikan Dedy Dwi Setiawan

Jember, HeadlineJatim.com– Estafet kepemimpinan di unsur pimpinan DPRD Jember mulai bergulir. Anggota Komisi D dari Fraksi Partai NasDem, Fatmawati, resmi diusulkan untuk menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Jember menggantikan Dedy Dwi Setiawan.

Keputusan ini ditetapkan dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung Parlemen Jember, Jumat malam (27/2/2026). Pengusulan ini merupakan tindak lanjut atas surat resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.

Read More

Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, mengonfirmasi bahwa seluruh berkas administrasi pengusulan segera dikirimkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Usulannya sudah disahkan dalam paripurna. DPP NasDem menunjuk saudari Fatmawati SE sebagai pengganti saudara Dedy Dwi Setiawan. Selanjutnya, kami akan bersurat kepada Gubernur melalui Bupati untuk mendapatkan SK penetapan baru,” ujar Halim saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2026).

Setelah SK Gubernur terbit, DPRD Jember akan mengagendakan pelantikan resmi Fatmawati sebagai pimpinan definitif.

Fatmawati menyatakan kesiapannya mengemban amanah baru tersebut. Ia menegaskan fokus utamanya adalah memperkuat kolaborasi antar pimpinan dewan demi kepentingan masyarakat Jember.

“Kami siap bersinergi dengan seluruh pimpinan DPRD Jember. Intinya, kami ingin memperkuat peran partai dalam mengawal kebijakan publik,” kata Fatmawati.

Di sisi lain, ia juga menyinggung target politik NasDem ke depan. Menjelang Pemilu mendatang, pihaknya berambisi menambah raihan kursi di parlemen Jember. “Target kami menambah dari enam kursi menjadi delapan kursi. Kami mohon doa dan dukungannya,” imbuhnya.

Perubahan komposisi ini membawa konsekuensi pada Alat Kelengkapan Dewan (AKD), khususnya di Komisi D. Ketua Fraksi NasDem DPRD Jember, David Handoko Seto, menyebutkan bahwa posisi Fatmawati di Komisi D untuk sementara akan kosong.

“Saat ini kursi NasDem di Komisi D kosong karena Fatmawati naik ke pimpinan. Kami akan segera melakukan revitalisasi agar setiap komisi tetap memiliki keterwakilan fraksi yang merata,” jelas David.

David menambahkan, pergeseran anggota ke Komisi D masih menunggu instruksi dari struktur partai (DPP dan DPW). Terlepas dari dinamika organisasi, ia juga menaruh simpati pada Dedy Dwi Setiawan yang saat ini tengah menghadapi proses hukum.

“Kami masih menunggu petunjuk partai untuk pengisian jabatan di Komisi D. Kami juga berharap proses hukum Kak Dedy berjalan adil, dan jika terbukti tidak bersalah, beliau bisa kembali mengabdi,” pungkasnya.

Related posts