Gali Freitas meluapkan emosinya dengan selebrasi penuh semangat usai membawa Persebaya unggul di hadapan publik GBT. (Persebaya)
Surabaya, HeadlineJatim.com – Tekanan akhirnya terbayar lunas. Persebaya Surabaya sukses menghentikan tren negatif usai menundukkan PSM Makassar dengan skor tipis 1-0 pada pekan ke-23 BRI Super League 2025/26, Rabu (25/2) malam di Stadion Gelora Bung Tomo.
Kemenangan ini terasa spesial. Bukan hanya karena tiga poin yang diamankan di kandang sendiri, tetapi juga karena Bajol Ijo mampu bangkit setelah dua kekalahan beruntun yang sempat menggoyahkan kepercayaan diri tim.
Memasuki babak kedua, Persebaya langsung tampil agresif. Bruno Moreira dan kolega meningkatkan tempo permainan, menekan sejak lini depan dan memaksa lini belakang PSM bekerja keras. Intensitas tinggi membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan.
PSM sempat mencoba mengambil alih ritme laga. Namun respons cepat dari pelatih Bernardo Tavares menjaga keseimbangan tim. Pergantian pemain dilakukan untuk mempertahankan daya gedor sekaligus memperkuat lini tengah.
Sejumlah peluang emas tercipta. Upaya satu lawan satu Bruno di masa injury time nyaris menggandakan keunggulan, sementara kombinasi serangan cepat Persebaya beberapa kali membuat publik GBT berdiri dari kursi mereka.
Momen paling menegangkan terjadi pada menit ke-87. Dari situasi sepak pojok, Ernando Ari berani meninggalkan sarangnya untuk memotong bola. Gawang sempat kosong, tetapi sundulan pemain PSM melambung tipis di atas mistar. Stadion pun bergemuruh lega.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 tetap bertahan. Kemenangan ini menjadi suntikan moral penting bagi Persebaya, sekaligus memulihkan kepercayaan diri di hadapan ribuan Bonek dan Bonita yang memadati stadion.
Lebih dari sekadar angka di klasemen, hasil ini menunjukkan karakter dan mentalitas Bajol Ijo yang tak menyerah di tengah tekanan. Kini, Persebaya kembali menemukan senyumnya di GBT.






