Kantor BPBD Jember Overkapasitas, Truk Damkar Bersejarah Terpaksa Parkir di Luar

Jember, Headlinejatim.com– Terbatasnya ketersediaan lahan di kompleks kantor bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Jember mulai berdampak pada penataan sarana prasarana. Demi menampung tumpukan bantuan logistik, sebuah truk pemadam kebakaran bersejarah terpaksa “mengalah” dan terparkir di luar ruangan hanya dengan perlindungan terpal.

Truk legendaris Isuzu TXD20 tahun 1975—yang akrab disapa “Truk Bagong” oleh personel Damkar—kini tak lagi menempati garasi utamanya. Alih fungsi garasi menjadi gudang logistik ini dilakukan menyusul status tanggap darurat yang memicu gelombang bantuan dari berbagai pihak.

Read More

Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengungkapkan bahwa dalam dua pekan terakhir, intensitas bantuan masuk sangat tinggi. Hal ini menuntut ketersediaan ruang simpan yang luas agar kualitas logistik tetap terjaga sebelum didistribusikan.

“Saat ini kami menetapkan status tanggap darurat, sehingga banyak bantuan mengalir, mulai dari sembako, perlengkapan kebersihan, tenda, hingga paket khusus lansia dan anak-anak,” ujar Edy saat dikonfirmasi, Kamis (26/2/2026).

Edy merinci, rata-rata bantuan yang diterima mencapai 200 paket untuk setiap jenis kebutuhan. Logistik tersebut bersumber dari BNPB, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, hingga dukungan anggota legislatif. Karena keterbatasan ruang di gedung utama BPBD, koordinasi lintas instansi pun dilakukan untuk meminjam area garasi Damkarmat.

Nilai Historis “Truk Bagong”

Meski harus terpapar cuaca dan hanya bermodalkan penutup terpal, truk pemadam tertua di Jember tersebut dipastikan masih dalam kondisi prima. Kepala UPT Damkarmat Jember, Ahmad Sidiq, menegaskan bahwa armada tahun 1975 itu bukan sekadar pajangan, melainkan unit cadangan operasional yang tangguh.

“Walaupun usianya sudah lebih dari empat dekade, semprotan airnya masih sangat kuat. Kendaraan ini punya nilai historis sebagai armada pemadam pertama di Jember,” kata Sidiq.

Sidiq menambahkan, pihaknya hanya bisa mengikuti kebijakan pimpinan terkait pemindahan armada tersebut. Sebagai langkah antisipasi kerusakan akibat cuaca, pihak Damkarmat tengah mengupayakan pembangunan kanopi darurat.

Koordinasi Jangka Pendek

Senada dengan itu, Kepala Satpol PP Jember, Bambang Rudianto, membenarkan bahwa pengalihan fungsi garasi merupakan solusi jangka pendek. Ia memaklumi kondisi BPBD yang memang sudah tidak memiliki ruang penyimpanan tambahan.

“Prinsipnya ini demi kelancaran distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak. Kami sudah berkoordinasi, sementara ini memang begini kondisinya, sembari kami upayakan penataan yang lebih baik ke depannya,” pungkas pria yang akrab disapa Rudi tersebut.

Kondisi kantor bersama yang ditempati BPBD dan Satpol PP (Damkarmat) di Jalan Danau Toba ini memang kian sesak. Kejadian ini seolah menjadi sinyal urgensi pengadaan gudang logistik yang lebih representatif bagi Kabupaten Jember di masa mendatang.

Related posts