Debut Maarten Paes di Ajax Amsterdam, Catat 7 Penyelamatan Gemilang

Tangkapan layar Instagram Vidioaports

Amsterdam, Headlinejatim-– Panggung megah Johan Cruyff ArenA menjadi saksi debut kompetitif kiper utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, bersama raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. Menjamu NEC Nijmegen dalam lanjutan Eredivisie, Minggu (22/2/2026) dini hari WIB, Ajax harus puas berbagi angka setelah laga berakhir dengan skor imbang 1-1.

Read More

Paes dipercaya mengawal gawang De Godenzonen sejak menit awal menyusul cederanya kiper utama, Vitezslav Jaros. Penjaga gawang yang baru didatangkan dari FC Dallas pada awal Februari ini langsung menunjukkan kualitasnya di bawah mistar.

Laga baru berjalan 24 menit, gawang Paes sebenarnya sempat bobol melalui aksi Sami Ouaissa. Namun, pendukung tuan rumah bisa bernapas lega setelah wasit menganulir gol tersebut melalui tinjauan VAR karena posisi pemain lawan yang sudah terjebak offside.

Ajax berhasil memecah kebuntuan lebih dulu pada menit ke-39. Mika Godts mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Ajax unggul 1-0 yang bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, NEC Nijmegen meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya, pada menit ke-57, Darko Nejasmic berhasil memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang hasil sepak pojok untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Meski gagal mencatatkan clean sheet, penampilan Maarten Paes menuai banyak pujian. Sepanjang laga, kiper berusia 27 tahun tersebut tercatat melakukan total 7 penyelamatan penting.

Momen paling krusial terjadi pada masa injury time. Paes melakukan reaksi luar biasa dengan menepis sundulan tajam Ahmetcan Kaplan yang nyaris membawa NEC berbalik unggul. Penyelamatan heroik tersebut memastikan satu poin aman bagi tuan rumah.

Dengan hasil ini, Ajax Amsterdam masih tertahan di peringkat keempat klasemen sementara Eredivisie dengan koleksi 43 poin. Mereka hanya kalah selisih gol dari NEC Nijmegen yang menguntit ketat di posisi ketiga.

Debut ini menjadi sinyal positif bagi karier Paes di Eropa sekaligus kabar baik bagi pendukung Timnas Indonesia, mengingat sang kiper menunjukkan kematangan mental saat bermain di level tertinggi kompetisi sepak bola Belanda.

Related posts